-->

Notification

×

Kampanye Gemarikan di Lhoksukon Aceh Utara, KKP Ajak Masyarakat Jadi Agen Perubahan untuk Tingkatkan Konsumsi Ikan

Tuesday, 30 June 2020 | 14:03 WIB Last Updated 2020-06-30T07:03:50Z

Aceh Utara//- Upaya peningkatan konsumsi ikan melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) tidak akan berhasil tanpa bantuan semua pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat.  (28/06/2020).

Dalam sambutannya Bapak Machmud,SP,M.Sc Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Aceh Utara untuk dapat berperan aktif dalam mensukseskan program Gemarikan dan menjadi agen perubahan dengan mengajak masyarakat untuk mengkonsumsi ikan, serta berperan dalam usaha perikanan mulai dari budidaya dan penangkapan, pengolahan dan pemasaran hasil perikanan. 

Dalam acara ini turut di Hadiri Anggota Komisi IV DPR RI Bapak Muslim SHI.MM  yang diwakili oleh Bapak Indra Yuliansyah, S.Sos Wakil Ketua DPRK Aceh Utara, Muhammad Mizlan Nuzuly Tenaga Ahli DPR RI, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banda Aceh yang diwakili oleh Kepala Seksi Pengolahan, Amir Syarifuddin Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Utara, Bapak Abu Bakar Kepala Desa Beringin beserta 5 (lima) orang masyarakat warga Desa Beringin.


Kegiatan Safari Gemarikan kali ini menyasar Kabupaten Aceh Utara untuk membantu menurunkan angka stunting di daerah ini. Berdasarkan data Susenas tahun 2018, Angka Konsumsi Ikan (AKI) Kabupaten Aceh Utara mencapai  41,62 kg/kapita, lebih rendah dari capaian Provinsi Aceh sebesar 57,19 kg/kapita dan masih dibawah  AKI capaian Nasional (50,69 kg/kapita). Hal ini menjadi salah satu faktor tingginya prevalensi stunting di Provinsi Aceh (37,3%) yang masih di atas prevalensi Nasional (30,8%).  

Sebagai negara maritim dan negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki 17.504 pulau dan luas perairan laut 6,4 juta km2 atau sekitar 70% total luas wilayah Indonesia. Melihat besarnya potensi perikanan yang dimiliki Indonesia termasuk di Kabupaten Aceh Utara namun belum diimbangi dengan budaya makan ikan oleh masyarakat, maka kampanye ini akan terus digalakkan.  Apalagi Kabupaten Aceh Utara berada diwilayah pesisir, maka sangat potensial untuk meningkat konsumsi ikannya. 

Masih kurangnya konsumsi ikan utamanya di kalangan anak-anak alasannya karena bentuknya yang aneh, teksturnya yang tidak menarik, atau merasa terganggu karena ikan banyak durinya. Untuk itu disetiap kampanye Gemarikan, bingkisan yang dibagikan pasti berisi aneka olahan berbahan baku ikan.  Seperti pada paket Gemarikan kali ini yang berjumlah 500 paket, masing-masing berisi kumamah ikan kering, kerupuk ikan, ikan tuna kaleng, ikan kayu, dan abon tuna yang diambil dari UKM setempat. Selain itu dibagikan juga materi promosi berupa flyer informasi Gemarikan agar dapat menjadi inspirasi dan meningkatkan motivasi masyarakat untuk mengkonsumsi ikan.  Untuk mencegah penyebaran covid-19, dibagikan juga goody bag dan 2.500 masker kepada penerima paket bantuan tersebut.


Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, kegiatan penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada 5 orang penerima yang mewakili ibu hamil, ibu menyusui, lansia, dan anak yatim. Selanjutnya paket bantuan akan didistribusikan ke beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Utara antara lain Desa Kuala Cangkoy, Desa Kuala Keureutou, Desa Matang Baroh, Desa Tajong Dama, Desa Keude Lapang, Desa Nga, Desa Asan, Desa Beringin, Desa Dayah, Desa Alu Luhoep, dan Desa Matang Tunong. 

Dengan kampanye Gemarikan yang terus gencar dilakukan, selain dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kandungan gizi dan manfaat ikan, juga dapat menggairahkan sektor perikanan baik nelayan, pembudidaya, pengolah dan pemasar ikan.(AH)

 

Muhammad

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update