-->

Notification

×

Lagi-lagi Pendamping KPM PKH Jadi Sorotan Media

Monday, 29 June 2020 | 10:17 WIB Last Updated 2020-06-29T03:17:29Z

CIANJUR ///- Dugaan pemotongan bantuan kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) pada Program Keluarga Harapan (PKH) terjadi di Desa Sukamahi, Kecamatan Sukaresmi. Semua pemotongan tersebut berdalih untuk biaya administrasi dan uang uang kas, dengan besaran dari Rp. 25 ribu hingga Rp. 30 ribu.

Salah satunya apa yang dilakukan NH sebagai pendamping KPM PKH di ke RTan 03/04 Sadane, Rt. 04/05 Kampung Jawa. Yang bersangkutan diawasi tugasnya oleh pendamping PKH kecamatan. NH bahkan mengakui bahwa potongan tersebut benar adanya, dengan alasan untuk uang kas.

Sedangkan di Kampung Cidulang RT. 03/05, ketua KPM PKH yang beinisial DD mengaku, pemotongan tersebut bukan keputusanya sendiri. Semuanya atas perintah pendamping, bahwa sudah diwajibkan adanya iuran untuk administrasi dan uang kas.

Semua potongan tersebut bervariasi besarnya, seperti ada yang sebesar Rp. 25 ribu ataupun sampai Rp 30 ribu. Rinciannya masing-masing, untuk admin Rp. 15 ribu serta uang kas Rp. 15 ribu.

Bahkan di Rt.05/05 ketua penerima keluarga harapan ( PKH ) Desa yang berinisial YN pun jelas mengakui dengan jumlah penerima 36 jiwa tak luput piula memberikan keterangan yang sama kepada JOURNAL NEWS 30/06/2020.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, pemotongan terhadap KPM PKH ini, bukanlah untuk pertama kalinya. Hal tersebut sudah berjalan sejak satu tahun lamanya. Diperkirakan, hal itu terjadi akibat kurangnya pengawasan, karena jangkauan wilayah yang begitu jauh dari kantor kecamatan. (Rafli)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update