-->

Notification

×

Datangi Kejati Jabar, Tim Investigasi Anggaran Covid - 19 Laporkan Dugaan Mark Up Nilai Paket Sembako Bansos Pemkab

Wednesday, 1 July 2020 | 22:58 WIB Last Updated 2020-07-01T15:58:04Z

SUBANG //  Adanya dugaan Mark Up Anggaran bantuan sosial khususnya pada peket sembako bantuan pemerintah kabupaten Subang yang terbagi dari Tunai sebesar 150 rb dan Non tunai senilai 350 rb berupa paket sembako dengan nilai total 500 rb, Tim investigasi yang tergabung dari beberapa wartawan, ormas dan LSM Rabu 01/07/2020, datangi Kejaksaan tinggi jawabarat.

Melalui staf penerima pengaduan Kejati Jabar, tim investigasi anggaran Covid - 19 menyerahkan berkas berkas pengaduan dugaan Mark Up anggaran terdampak Covid - 19 paket bansos Pemkab yang telah bergulir pada 2 periode Mei - Juni 2020.

"Selaku ketua umum Laskar Garuda Indonesia (LGI) yang tergabung dalam Tim investigasi anggaran Covid - 19  setelah tadi memasukan pengaduan kekejati jabar, berharap banyak agar Kejati menindak lanjuti pasalnya ini anggaran milik rakyat dan untuk rakyat,"jelasnya pada Jurnalnews.

Selanjutnya masih menurut Ricky, sekarang kami akan terus mengawal/mengawasi pengaduan kami dan apabila pengaduan kami ada hambatan kami akan berencana meneruskan pengaduan ini keistana, mengadakan aksi untuk meminta Pak Presiden untuk memperhatikan pengaduan kami,"terangnya kembali.


Hal senada diungkapkan Warudin perwakilan dari LSM GMBI Subang yang tergabung pada tim investigasi anggaran Covid - 19

"Secara pribadi proses ini akan saya kawal sampai tuntas, kalau seandainya pihak Kejati tidak ada tindak lanjut kami akan melangkah ke istana negara," pungkasnya.

Laporan : RUDI/AEP

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update