-->

Notification

×

Diduga Adanya Perbuatan Melawan Hukum Dengan Menolak Pasien Jampersal,KPK Jabar Datangi Pihak RS Betha Medika

Thursday, 6 August 2020 | 11:21 WIB Last Updated 2020-08-06T04:21:37Z

SUKABUMI //-Menindak lanjuti hasil pemberitaan salah satu media online di sukabumi terkait dengan adanya penolakan pasien jaminan persalinan atau JAMPERSAL oleh rumah sakit betha medika yang berlokasi di jalan raya cisaat, kabupaten sukabumi.

Merespon hal tersebut karena banyaknya pengaduan yang datang dari masyarakat dengan adanya penolakan pasien yang dilakukan oleh Pihak rumah sakit betha medika cisaat, KPK JABAR yang diwakili oleh Efri darlin marto dakhi atau yang dikenal Harazacky Dachi datangi rumah sakit betha medika guna untuk mengklarifikasi, berkoordinasi serta kontrol sosial terkait adanya kasus penolakan pelayanan pasien oleh pihak rumah sakit betha medika ,yang dirasa sangat mengecewakan masyarakat.( 5/8/2020).


Saat di wawancarai Oleh Wartawan Journal News ,Pihak KPK Jabar yang diwakili oleh  Efri Darlin Marto Dakhi Membenarkan bahwa  dirinya sudah mendatangi Pihak Rumah Sakit Betha Medikha,untuk Meminta penjelasan terkait informasi Dan aduan dari Masyarakat terkait adanya Penolakan dari pihak Rumah Sakit terhadap Pasien yang menggunakan Jampersal.(5/6/2020).
Efri Darlin Marto Dakhi Menjelaskan kepada media bahwa Sebagaimana yang  diamanatkan dalam UU kesehatan Pasien rumah sakit adalah konsumen /pasien, sehingga secara umum pasien dilindungi dengan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen/pasien (UU No. 8/1999). Menurut pasal 4 UU No. 8/1999, hak-hak konsumen/pasien Salah satunya adalah hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif.(5/6/2020).

Saat ditanya mengenai hasil dari Pertemuan Dirinya terhadap Rumah Sakit Betha Medikha,Dachi Menjelaskan kepada media Journal News bahwa  Saat dikonfirmasi ke pihak  Rumah sakit direktur rumah sakit tidak hadir dipertemuan tersebut untuk dimintai penjelasan secara detail tentang tingkat pelayanan rumah sakit betha medika pada saat ini Dan adanya dugaan Perbuatan Melawan Hukum yang dilakukan Pihak Rumah Sakit dengan Menolak Pasien yang Menggunakan Jampersal.


Dalam pertemuan kali ini hadir bidang marketing rumah sakit betha medika, Evi yuniar gusanti yang menjelaskan bahwa dirinya membenarkan bahwa adanya kejadian penolakan pasien pada saat itu. Selain itu pihak rumah sakit telah menerima surat dari dinas kesehatan kabupaten sukabumi dalam pemberhentikan rekomendasi program jampersal sementara waktu untuk berbenah tagihan yang sudah berjalan kepada pihak rumah sakit betha medika dengan mengalihkan ke RSUD yang lain yang Ada diwilayah kabupaten sukabumi.

Saat dikonfirmasi oleh wartawan Journal News Melalui sambungan Telepon pihak RS Betha Medikha yang diwakili oleh Evi Yuniar Gusanti (ka.Sub. Bagian Pelayanan Pelanggan), tidak memberikan Jawabaan terkait masalah ini,Hanya mempersilahkan Pihak Wartawan Journal News untuk membuat Jadwal Pertemuan dengan Pihak Rumah Sakit.
"Silahkan untuk membuat janji ketemu Karena kalau dijelaskan melalui telephone takutnya Salah pengertian."kata Evi Yuniar Gusanti kepada wartawan Journal News.(6/8/2020).


Laporan ; E N

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update