-->

Notification

×

Lagi-lagi Kekerasan Terhadap wartawan Terjadi saat Konfirmasi

Saturday, 22 August 2020 | 15:07 WIB Last Updated 2020-08-22T08:10:13Z

PALEMBANG //- Beredar berita di beberapa media online asmadi pemilik galian C yang berada di wilayah talang kelapa kecamatan sukarame kota Palembang Sumatera Selatan  diduga pemilik usaha galian C tersebut milik Asmadi .,

Salahseorang wartawan tersebut  sengaja datang ingin  bertamu menemui asmadi pemilik galian C tersebut  ,tapi sangat disayangkan  ucapan  (sallam)  dari oknum media  sambil tersenyum , malah disambut  asmadi   dengan Cacian amukan dan merendah kan harga diri wartawan yang didapat,

"Saya  Mulyadi profesi  wartawan di journal news cetak dan online ,saya sangat menyesalkan atas terjadi nya kekerasan terhadap oknum wartawan yang  dilakukan oleh pihak pengusaha  galian C  terhadap oknum wartawan  Ditambahkan lagi di isi  berita yang viral di puluhan media  online yang sudah menyebar (viral)

Ada kata kata  menantang wartawan sangat mengejutkan sekali asmadi bisa memindahkan oknum polri , kapolres bae aku pindah kan , apo lagi kamu wartawan.,kapolres aku pacak mindah kenyo ,sangat disayang kan awak media hari ini 22/7/2020 tidak berhasil menemui asmadi pemilik dari pada galian C tersebut,.

Penjelasan dari oknum wartawan   Kapolres pun bisa dipindahkan nya  dari matsut tujuan dan kata kata itu puluhan awak awak media penasaran ,, dan hebat nya asmadi bisa memindah kan kapolres

Sangat disayangkan  asmadi  tidak berhasil ditemui ditempat usaha nya di galian C  milik nya,.

Hal tersebut di ungkapkan oleh oknum wartawan online disalah satu media prusahan berita dihubungi via cell,oknum wartawan online yang meminta nama media dan nama pribadi nya dirahasiakan,.

Oknum wartawan online menjabarkan melalui via cell dengan media ini,membenarkan semua isi berita yang telah beredar di media online  ialah kronologis nya sama dan sesusai yang terjadi pada saya dan bersama teman saya  wartawan juga dari salah satu media,.bahkan teman saya  tersebut tersebut  nama nya juga beserta media nya  mohon dirahasia kan,.karena teman saya itu  menjadi saksi kunci utama atas kejadian itu.

Awal dari pada itu disaat berkunjung ke lokasi Galian C tersebut,Rabu (19 /08/2020)

Banyak  masarakat mengeluh karena jalan aspal dipenuhi tanah merah licin minta ampun ,ucap ibu yang mengaku atas nama sumarni dengan media ini , adapun kalau hari nggak hujan debunya  tebal menyelimuti pengendara bermotor.

Dan kalau hari hujan jalan nya licin,.apalagi kalau ban luar sepeda motor nya sudah gundul,.tidak sedikit orang yang kecelakaan jatoh dari motor oleh jalan nya sangat licin., Banyak yang nyampak pak kasian mereka kaki tangannya luka.

Inpormarmasi dari masarakat dan seperti yang dijelas kan beberapa masarakat yang sengaja para pengendara bermotor  pengguna jalan tersebut  tepat nya di sekitar simpang  lokasi galian C  mampir dan mungkin  beberapa masarakat  tersebut  mengentahui  kedatangan ada wartawan  (awak  media ) yang datang 22/8/2020. Media ini ingin mengentahui kondisi dan kebenaran dari pada berita yang ber edar  dan viral  ,

Penasaran di usaha galian C  milik asmadi  awak media ini terjun ke tkp , untuk menggali berita yang lebih hangat dan tajam.

 Ada wartawan online  dari salah satu  media prusahaan berita  tersebut  berkunjung ke galian C talang kelapa kecamatan sukarame  palembang.

Setibanya  di lokasi tempat galian C  yang diketahui diduga milik asmadi, sesuai dan dikutip dari pemberitaan yang piral , dan oknum wartawan dari media online tersebut  membenar kan kekerasan terhadap diri nya ,selaku wartawan  dari salah satu media online (maaf nama dan media nya mohon dirahasiakan) ucap sang wartawan tersebut ,dihubungi melalui via cell ,oleh media journal news

Selanjut pada itu ucap  wartawan online  via cell., Saya dan satu teman saya satu  pada itu
Disambut  dengan tiga orang, yang berkebetulan ke 3 orang tersebut  menunggu  di Galian C ,diduga menjaga lokasi galian C milik asmadi ,yang salah satunya  diketahui dari ke tiga anak  tersebut , satu diantaranya anak pemilik Galian C yang bernama Tegar,

"dari penjelasan oknum dari pada wartawan online yang berkunkung ke lokasi tersebut  dengan tegas dan lantang memapar kan kronologis kedatangan nya di lokasi tersebut , lalu saya bersama rekan saya dari media online yang juga  tidak bisa  disebut nama lengkap nya dan nama media nya  ber inisial   (sdm),
.
Selanjut nya  saya  menanyakan keberadaan Asmadi dengan salah satu orang yang berada di galian C  yang di ketahui bernama tegar, lalu Tegar menunjuk ke arah bawah, sambil berkata di bawah.

Lalu  kami  lanjut  sesusai  arah petunjuk  bersama teman saya  menuju ke tempat yang di tunjuk oleh Tegar dan bertemulah dengan Asmadi SiPemilik Galian C,

" Belum sempat bicara apa apa dengan asmadi tersebut, tiba -tiba kehadiran saya  bersama teman saya  dimaki maki  di marah marah dengan suara nada yang kuat dan kasar  oleh Asmadi  sambil menunjukkan jari  telunjuk tangan nya ke arah kami  sambil  berkata keras  dan marah besar dengan bawaan  emosi  , " kamu yang melaporkan saya ke Polres, silahkan lapor,cepat laporkan saya .( Ucap asmadi yang diketahui pemilik galian c tersebut) .

Jangankan kalian saya tidak takut  sambil menunjukkan kan jari jari telunjuknya ke arah  muka kami (kemuka saya)   telunjuk tangannya  ditunjuk kan ke arah saya  sama tema saya sesama wartawan.,
Ber ulang ulang Asmadi mengelontar kan kata kata keras dan lantang  mengucapkan saya  tidak takut  dengan Kapolres, .kapolres saya pindahkan saja.

Keluarlah dari sini , disini orang melawan semua, " jelas kata Asmadi menirukan  Asmadi pada
" Saat kami sampai ke lokasi Galian C ,

Dengan tiba tiba pemilik galian yang bernama Asmadi langsung marah- marah, sambil berkata dengan menggunakan bahasa daerah sekayu musi banyuasin,.

Nga yang ngaduke aku ke Polrestabes ye, keluarlah nga dari sikak, dak usah ke nga, Kapolres be kupindahke,

Disikak uwong melawan gale ucap asmadi pemilik galian C tersebut

Wartawan online  rekan sepropesi nya yang menirukan gaya bahasa dari asmadi  (pemilik galian c) tersrbut.

Kemungkinan  (asmadi) pemilik dari pada galian C , tidak terima atau merasa kurang nyaman atas kedatangan adanya  wartawan yang menemui nya .

Setelah keluar dari lokasi dikejar dan dilempar dengan benda tumpul panjang viva ,apa  besi, apa kayu oleh anak sipemilik Galian C , bernama Tegar hingga mengenai bagian tubuh oknum wartawan tersebut  , sambil kepala pening dan penglihatan mata ber kunang kunang menyelamatkan diri, untuk menghindari dari hal yang tidak di inginkan

Menurut penjelasan  kronologis kejadian Disaat  wartawan online   bersama rekan nya  melangkah  kan kaki untuk  berlari menyelamatkan diri Pada saat  keluar saya dikejar dan di lempar dengan benda tumpul yang dilempar kan kepada saya pipa apa kayu oleh saya kurang sadar untuk menyelamatkan diri Lalu saya  terjatuh hingga lengan saya sebelah kanan terluka lecet  dan baju saya bagian bawah ketiaknya robek terjadi pada 21/08/2020,

Wartawan memaparkan dengan media ini,.menjelaskan (dengan bahasa daerah palembang sumsel)..
Aku itu Indo.

Sebelum melapor aku ngenjuk tau kawan kawan  seprofesi wartawan sesamo wartawan  contoh cak pakmulyadi.


Jujur badan ku ini dak tau keno apo di bagian  pundak dan tangan ku bertambah menyut dan raso  bengkak bengkak penglihatan kunang kunang ,, apo oleh  karena ado luko ado  memar ditangan ,dan sakit nyo sampai di kepala berjalanpun aku ini sempoyongan ,(penjelasan dari oknum wartawan online yang di aniyaya oleh asmadi)

Sangat disesal kan tidak ada niat baik dari pihak  galian C ,  istri dari  wartawan  tersebut memaparkan " kondisi suaminya , menurut keterangan  saya ke adaannya mulai membaik  dan lukanya sudah mulai mengering  lalu ke esokan harinya tepat 1x24 jam suami saya  ditemani kawan wartawan  yang kebetulan saksi pada waktu kejadian  itu, ikut  melaporkan   asmadi pemilik  galian C tersebut.

Dengan pakmul  kemaren saya  sudah melaporkan Asmadi ,karena dia sudah menganiyaya saya , dan saya terluka ,baju saya robek saya selaku wartawan saya tidak mau nama baik saya dan media saya ,dan juga  oknum wartawan dianiyaya oleh asmadi  Terpaksa   saya melapor kan kasus yang menimpa saya kepada pihak berwajib Laporan ke polsek sukarame dengan No STPL/B-1628/VIII/ Sumsel /Restabes/Sek Sukarame Plg ,pada kamis (20/08/2020) kemarin,

Ditempat terpisah Sementara Melalui WhatsApp pribadi miliknya Kanit Reskrim Polsek Sukarami Hendri membalas jawawapan / mengatakan "Maaf pak kami lagi di luar nanti saya cek di SPKT dulu(jawapan dari kanit)...kapan korban buat laporannya Singkatnya pada 21/08/2020 Jumat.

(Mulyadi)

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update