-->

Notification

×

Adsense

Iklan

Tag Terpopuler

Diduga Oknum Nasabah Salah satu Bank Dipalembang memalsukan Data Supaya Di Acc dalam Pengajuan Pinjaman.

Saturday, 12 September 2020 | 18:11 WIB Last Updated 2020-09-12T11:11:02Z

Palembang//- Salah satu bank swasta di kota Palembang diduga berhasil dikelabui oleh dua  oknum pemalsuan data, yakni (nama disingkat)  DT dan AL, biar diduga  tampak lebih afsah dan terkesan mulus data BI cacking tersebut
 sehingga lolos dalam pencairan bank,.

, bermula diduga  saat AL
Pernah ingin mengajukan pinjaman di salah satu bank tersebut  ,namun diduga AL sudah yakin tidak mungkin bisa berhasil dalam syarat syarat pengajuan (date black cacking/blacklist) meski mengajukan pengajuan pinjaman di bank manapun.(dikarenakan diduga blacklis)

Selanjut nya diduga  AL dibantu oleh rekannya DT dalam pengajuan dana perkreditan,  dimana sebelumnya salah satu Narasumber (yang enggan menyebutkan nama nya ) berhasil mengetahui dan membongkar hal tersebut, setelah Narsumber kaget bahwa DT yang dia kenalkan kepada AL ternyata DIDUGA pemain data palsu yang bisa merobah data,.

 , data tersebut mencakup, KK ,KTP, NPWP dan BUKU NIKAH , dengan menggunakan data diri yang di duga palsu, hal ini diketahui dan terbongkar setelah taim awak media turun kelapangan serta mencoba menggali kebenaran dari temuan pemalsuan data tersebut.

Setelah menceritakan dan narasumber membeberkan masalah ini, tim langsung mengklarifikasi penemuan kasus seperti ini, dimana diketahui AL yang pernah dikonfirmasi melalui via telefon membenarkan kebenaran pemalsuan bahkan pencairan tersebut," iya mas, caer cuma 80jt, itu jugo aku nerimo kurang lebih 63 JT anggaplah setelah potong potong yang laen , dan dipotong DT sekitar 7jt, karna jasa dia telah bantu aku meloloskan data editan tersebut, bahkan saat sempat ditanya awak media,dimana kamu mengedit data tersebut,na nggak tau mas, sambung AL," Itu dari DT semua," beber AL 

Menurut Alek , dirinya ditawarkan seseorang yang berinisial DT untuk mengubah data dirinya meliputi KTP, NPWP, Buku Nikah dan Kartu Keluarga dengan biaya empat juta rupiah, DT yang di bantu rekannya (diduga pihak bank perkreditan) menyakinkan dirinya bahwa pasti lolos dan di setujui pihak bank, setelah mengubah data , karena dirinya saat itu blacklist .

"Sudah kubayar 4jt buat KTP, NPWP dan KK yang baru (editan) dengan DT, sambung AL, "bahkan ini labejalan dua bulan pembayaran dibank itu," tambahnya

Sementara itu pihak bank selaku kepala cabang saat di konfirmasi serta klarifikasi terkait diduga ada keterlibatan oknum pegawainya di dalam bank,.

" terkait ajuan  dari krapikasi awak media saat dicecar pertanyaan tersebut mengatakan," pihak kita sudah bekerja maksimal, dan kami sama sekali tidak tahu atas kejadian ini, dan malah udah jalan 2 bulan pembayaran nasabah tersebut.

Menurutnya dari pada  pihak bank tersebut selalu melaksanakan semua aturan dan sesuai prosedur yang ada,. namun pihaknya sangat berterimakasih dengan adanya informasi tersebut dan  sesegera mungkin melaksanakan rapat terkait hal tersebut, ucap nya.

Dalam hal ini juga sudah piral di media online trant metro dan beberapa rekan  media online yang ada dikota Palembang.  

(Mly)
×
Berita Terbaru Update