-->

Notification

×

Jalal: Selamat Merayakan Hari Zhong Yuan Buat Saudaraku Tommy

Thursday, 3 September 2020 | 10:57 WIB Last Updated 2020-09-22T15:50:01Z

SURABAYA //- Selamat merayakan hari Zhong Yuan (Zhong Yuan Jie), festival Bulan Hantu: tanggal 15 bulan 07 Imlek 2571 buat saudaraku Tommy, semoga para leluhur merestui dan barakah selalu."Ucap Jalal aktivis lintas media saat berada di Surabaya, Kamis (03/09/2020).

"Pada hari tersebut (15 bulan 7 Imlek) para arwah leluhur bergentayangan maka kita lakukan pembakaran baju, celana, sepatu kertas dan lain-lain sebagai simbol bakti kita."Papar Tommy aktifis lintas sosial dan Ketum Yayasan Ayo Bahagia di Jakarta, Kamis (03/09).

Sebagai informasi Zhongyuan Jie atau Festival Zhongyuan (Hanzi=中元; Hokkien=Tionggoan) merupakan salah satu hari raya agama Taoisme untuk memperingati hari Di Guan, salah satu dari tritunggal San Guan Dadi, turun ke dunia. Ia bertugas memberikan pengampunan atas dosa manusia (she zui). Dipercaya bahwa pada waktu tanggal 15 bulan 7 Imlek (Hokkien=Cit Gwe Cap Go), Di Guan datang ke dunia untuk mengampuni dosa-dosa manusia (She Zui). Secara umum, zhongyuan diterjemahkan sebagai festival hantu yang diadakan setiap tanggal 15 bulan 7 Imlek.

"Kita bersyukur bisa melaksanakan ibadah di hari Zhong Yuan walaupun saat ini masih dalam suasana new normal. Semoga kita bisa saling mendoakan dan mempersembahkan yang terbaik kepada para leluhur terutama Di Guan."Tandas Tommy.

Tommy menjelaskan Pada bulan 7, apabila terdapat bahan pangan seperti padi atau gandum yang sudah matang, bagi orang Tionghoa merupakan saat yang tepat untuk melakukan upacara penghormatan kepada leluhur dengan hasil panen pertamanya sebagai laporan atas keberhasilan panen mereka di musim gugur kepada leluhur mereka. Setiap kali Festival Zhong Yuan, orang-orang mulai ramai mengadakan upacara penghormatan leluhur, seperti berziarah ke makam leluhurnya.

Terdapat tiga versi dalam masyarakat Tionghoa tentang Festival Zhong Yuan, satu di antara ketiga versi yang paling terkenal memiliki hubungan yang sangat erat dengan Agama Tao dan Agama Buddha.

Ajaran Tao memiliki kesamaan dengan tradisi masyarakat umumnya, yakni memuja langit, bumi, dan air yang bermanifestasi sebagai Dewa Langit [天官], Dewa Bumi [地官], dan Dewa Air [水官], atau dikenal dengan “Dewa Tiga Loka” [三界公] –semua dewa dari ketiga alam. Orang-orang memuja dewa dari ketiga alam ini selama tiga hari [三会日] untuk menyatakan pertobatan serta berdoa meminta keselamatan dan ketenteraman."Pungkas Tommy.

Laporan: Jalal

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update