-->

Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Gus Menteri: UU Cipta Kerja Untungkan Masyarakat Desa

Thursday, 8 October 2020 | 13:37 WIB Last Updated 2020-10-08T06:37:08Z


Gus Menteri: UU Cipta Kerja Untungkan Masyarakat Desa


JAKARTA//- Mencermati isi UU Cipta Kerja, Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar (Gus Menteri) menilai terdapat sejumlah keuntungan bagi Warga Desa.





Sebagaimana ia sampaikan dalam Press Confrence secara virtual, Kamis (08/10/2020) siang.


Kementerian Desa PDTT pun langsung bergerak menyosialisasikan manfaat UU Cipta Kerja (yang disahkan DPR RI Senin, 05/10/2020) bagi warga desa ke 74.953 desa di Indonesia. 


"Ternyata untuk desa, itu (UU Cipta Kerja) menguntungkan warga desa. Di antaranya, penetapan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) sebagai badan hukum, kemudahan pendirian koperasi primer cukup beranggotakan 9 orang, pendirian UMKM cukup melalui pendaftaran (bukan lagi perizinan), juga biaya sertifikasi halal bagi UMK gratis," ungkap Gus Menteri kepada awak media.


Ia menekankan bahwa UU Cipta Kerja memberikan kemudahan, perlindungan, dan pemberdayaan BUM Desa, Koperasi, dan UMKM untuk menjalankan usaha di desa, selain juga kemudahan berinvestasi ke desa.

Dengan demikian hal tersebut berdampak pada penyerapan dan peningkatan pertumbuhan atau rebound ekonomi desa untuk mendorong Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).


Ia mengaku sedang menggodok Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) dan ditargetkan jadi PP pada 06/11/2020,  tentang BUM Desa sebagai turunan UU Cipta Kerja, serta wujud integrasi Unit Pengelola Keuangan eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (eks UPK-PNPM) dengan Bank Wakaf Mikro yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


Sejumlah pasal disebutkan Gus Menteri, diantaranya Pasal 48, 86, 91, 92, 109, dan 117 menjadi iklim positif berusaha di pedesaan.


"BUM Desa menjadi setara kedudukannya dengan badan usaha yang diakui legalitasnya secara hukum, sehingga dapat bekerja-sama dengan pihak lain secara formal. Misalnya terkait dengan faktor pembiayaan atau permodalan yang dikucurkan dari perbankan," tegasnya. (Aahamzah)

×
Berita Terbaru Update