Notification

×

Iklan

Tag Terpopuler

Hadiri HSN 2020, Bupati Subang Anggarkan 1 M Bantu 146 Pontren

Saturday, 17 October 2020 | 06:13 WIB Last Updated 2020-10-16T23:13:36Z


Hadiri HSN 2020, Bupati Subang Anggarkan 1 M Bantu 146 Pontren


SUBANG //- Kepala Kemenag Kab. Subang - Jabar, H.M. Abdurohim memimpin istighosah dan launching Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2020, di Aula Kemenag Subang, Jum’at (16/10/2020).


HSN Subang akan dimeriahkan dengan rangkaian Musabaqoh Qiroatil Kutub (MQK), lomba pidato, marawis/hadroh, kebersihan pesantren, kaligrafi dan komik berhuruf arab pegon, stand up comedy, serta lomba literasi dan vidio dokumenter.


Abdurohim dalam sambutannya mengungkap bahwa Kab. Subang memiliki  empat kafilah untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional Ke-XXVIII Tahun 2020 yang akan dilaksanakan di Provinsi Sumatera Barat pada 12 - 21 November 2020.


Ditambahkannya, bahwa Kab. Subang telah memiliki Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu.


"Kemenag Subang juga telah selesai membangun Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu (PLHUT), yang tujuannya untuk melayani calon jemaah haji.  

Melalui PLHUT proses pelayanan dapat selesai dalam 2 jam dari sebelumnya yang membutuhkan waktu hingga 2 hari," ucap Abdurohim.



Ia berterimakasih pada Pemkab Subang yang telah memberikan 10 lokasi lahan untuk KUA, 10 ha untuk MAN Insan Cendekia, 5 ha untuk UIN, serta 5 ha untuk lokasi POB (Pusat Observasi Bulan). 


Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Subang, H. Ruhimat (Kang Jimat), unsur Forkopimda Subang, PC NU Subang, FPP Subang, RMI NU dan para kyai serta tamu undangan.


"Santri Sehat, Indonesia Kuat”, merupakan isu kesehatan yang diangkat menjadi tema Hari Santri yang dilatarbelakangi Pandemi Covid-19 yang tengah melanda masyarakat dunia. 

Di beberapa pesantren telah berhasil melakukan upaya pencegahan, pengendalian dan penanganan dampak Pandemi Covid-19," ucap Kang Jimat dalam sambutannya.


"Hal tersebut menjadi bukti bahwa dengan berbagai keterbatasan fasilitas, pesantren memiliki kemampuan dalam menangani pandemi. 

Kuncinya adalah kedisiplinan, kepatuhan, kehati-hatian, serta keteladanan yang diajarkan kyai dan pimpinan pondok pesantren," imbuhnya.


Sebagai bentuk perhatian Pemkab. Subang kepada pesantren, ia telah menganggarkan dana sebesar satu milyar rupiah untuk 146 pesatren ditambah dengan bantuan Alat Pelindung Diri (APD).  


Kang Jimat mengatakan bahwa ulama dan santri memiliki peran sangat penting dalam narasi sejarah Bangsa Indonesia.


Islam merupakan agama rahmatan lil ‘alamiin. Kontribusi ulama dan santri terbukti kokoh dalam menguatkan pondasi NKRI untuk mengikis habis paham radikalisme.  


"Santri harus mandiri dan menjaga perdamaian dunia dengan menanamkan dan menyebarkan nilai-nilai universal Islam yang sejalan dengan nilai kemanusiaan," pesannya.


Bantuan anggaran pemberdayaan masing-masing Rp. 40 juta, telah disalurkan Kang Jimat pada 35 pondok pesantren (pontren). 

Pemda Subang juga telah menyalurkan Bosda Pontren kepada 21.749 siswa, tersebar pada 600 Madrasah Diniah di Kab. Subang.


Ia berharap bantuan tersebut menjadi investasi terbesar dalam rangka menguatkan sumber daya manusia yang religius, mandiri dan berdaya-saing. (A-Hamzah)




×
Berita Terbaru Update