-->

Notification

×

Getting Four Zero Tekan HIV/AIDS Di Tengah Pandemi Covid-19

Sunday, 6 December 2020 | 00:42 WIB Last Updated 2020-12-06T02:14:38Z


Getting Four Zero Tekan HIV/AIDS Ditengah Pandemi Covid-19

Ciamis//JN - Rentanya ODHA ditengah pandemi Covid-19 harus mendapatkan partisipasi dan parhatian yang khusus. Dalam hal ini semua pihak harus turun tangan terutama Pemerintah Daerah, stakeholder dinas-dinas terkait, tidak hanya Dinas Kesehatan saja. Selain penyakit mereka seringkali menghadapi stigma dan diskriminasi dari masyarakat.

HIV adalah retrovirus dapat diobati dengan Antiretroviral untuk mengobati infeksi dengan beberapa obat. Rencananya kita 10 tahun kedepan menuju kabupaten Ciamis akhir AIDS 2030. Hal ini disampaikan Dr.H. Bayu Yudiawan Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis saat pembukaan acara pengendalian HIV/AIDS di Kopi Djati, Jatisewu Cibungbang Cipaku Ciamis Jawa Barat Jum'at(04/12).







" Target kita, 10 tahun kedepan sampai tahun 2030 Kabupaten Ciamis akhir HIV/AIDS dengan strategi four zerro," ungkap Dr. Bayu.

"Zero yang pertama adalah tidak ada lagi kasus terbaru infeksi HIV, tidak ada kematian yang disebabkan oleh HIV, penghapusan stigma terhadap ODHA dan yang keempat adalah revolusi pencegahan tidak adanya komunitas-komunitas yang beresiko,"imbuh dia menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Kesekretariatan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Ciamis Andi Ali Pikri mengatakan bahwa penanganan HIV/AIDS di Ciamis memerlukan partisipasi semua pihak, serta ada rujukan untuk melaksanakan rumus promosi, salahsatunya peran media.






"Kita gunakan rumus pentahelix, dari rumus tersebut salahsatunya adalah peran media, fungsinya merubah stigma ODHA dimata masyarakat," jelas Andi.

KPA hadir, kata Andi untuk membangun sinergitas dengan Dinas Lintas setor, salahsatunya Dinas Kesehatan dan Dinas-dinas terkait lainnya. Peran stakeholder dari tingkat promosi, kebijakan sektoral sampai tingkat desa ada di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).

Selain itu, kata andi Dinas Sosial juga berperan, yakni membantu jika ada warga yang positif HIV/AIDS. Dinas Pertanian dan Peternakan juga ikut serta menjadikan ODHA bisa tetap produktif.

Seluruh stakeholder diatas berperan aktif, karena berbicara HIV/AIDS tidak hanya tentang kesehatan dan virus saja, akan tetapi berbicara kemanusiaan memulihkan mental dan psikologis," kata dia menambahkan.

Ditempat yang sama narasumber Zaki yamani menyampaikan, Virus HIV merupakan virus yang biasa-biasa saja selama kita bisa menjaga kebiasaan yang buruk' (sex bebas, konsumsi narkoba) dibandingkan dengan Corona, yang dalam jangka waktu tertentu orang bisa kolep.






"Virus HIV merupakan virus yang biasa-biasa saja selama bisa menjaga kebiasaan buruk,"ungkap Zaki.

"ODHA pun tidak bisa menularkan selama dia konsumsi Antiretroviral (ARV) secara teratur," imbuh dia.

Tentunya, lanjut Zaki tetap dengan menjaga stamina, makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup ditambah berolahraga yang teratur pula. Diusahakan anti body ODHA tidak boleh turun, karena waktu virus HIV ini masuk kedalam tubuh kita, dia bisa menimbulkan penyakit dari penyakit lain.

Menurutnya, penularanyapun sulit, karena perbandingan virus dan anti body harus dengan virus yang cukup banyak.

"Penularan HIV sulit, karena butuh bakteri virus yang cukup banyak dibanding anti body yang ada dalam tubuh kita," tutur Zaki menerangkan.

Salahsatu ODHA inisial Y saat lakukan diskusi menyampaikan, sebanyak 152 ODHA yang dia dampingi dan didorong untuk terus konsumsi ARV dan membantu memfasilitasi dalam hal transportasi dan lainya.

"Saya dampingi 152 teman-taman ODHA untuk selalu konsumsi ARV dengan teratur," kata dia.

Y mengatakan, stok obat aman meskipun ditengah pademi Covid-19. Hanya masalah teknis saja yang berbeda. Sebelum pandemi ngambil obat satu bulan sekali, akan tetapi untuk sekarang, pengambilan dilakukan setiap tiga bulan sekali.

"Alhamdullilah stok obat aman, hanya masalah teknis pengambilan saja yang beda," tutur dia. (Edis 57)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update