-->

Notification

×

Ibu Melahirkan Bercahayakan Lilin dan Lampu HP di Puskesmas Kecamatan Sumpenan

Friday, 11 December 2020 | 04:43 WIB Last Updated 2020-12-10T21:43:08Z




Ibu Melahirkan Bercahayakan Lilin dan Lampu HP di Puskesmas Kecamatan Sumpenan


Sukabumi//JN - Di jaman yang serba cangih dan modern ini kesehatan memiliki peran penting  untuk meningkatkan kwalitas pelayanan kesehatan yang maksimal kepada masyarakat, agar masyarakat mampu untuk meningkatkan kesadaran, kemampuan dalam hidup sehat. Dalam pemantauan agar penyelengara upaya kesehatan mematuhi rasa keadilan dan peri kemanusiaan yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan.



Lain hal nya di Puskesmas Kecamatan Simpenan saat di datangin Awak media dari journalnews.co.id dan jelajah hukum serta anggota KNPI Kecamatan Simpenan pada (10/12/20) mencari informasi  kebenaran perihal kejadian Ibu melahirkan yang berisial (P) yang enggan disebutkan namanya melahirkan tanpa adanya penerangan listrik hanya mengunakan lilin dan lampu HP, pada (08/12/20) waktu malam kurang lebih jam 20.00 WIB.



Pada saat di temuin di ruangan kepala puskesmas Ade Kartin (kepala puskesmas) membenarkan dan menyampaikan "bawasannya dalam penerangan pihak puskesmas telah mengadakan antisipasi dengan diadakanya alat mesin genset, akan tetapi di karenakan mesin genset ada salah satu komponen yang berupa accu dalam keadaan mati atau rusak tentu dalam pengapiannya terganggu dan hal ini harus di ganti dan membutukan pembelian barang baru (accu) maka dengan kejadian seperti itu pihak bagian teknisi yang kadang dipangil Pak Olip tidak bisa berbuat banyak, bukan berarti pihak puskesmas tidak bisa menganti atau kurang tanggap darurat dalam mengenai penerangan listrik tetapi ada faktor human error. Artinya kurangnya pemeliharaan dan perawatan serta kurangnya cek barang tersebut dan itu di diamkan sampai aliran listrik PLN  padam yang kurang lebih 1x24 jam. Artinya menunggu listrik PLN menyala." Tuturnya.


Dalam waktu yang sama Agus sugianto selaku anggota KNPI Kecamatan Simpenan pun menyampaikan keprihatinan atas terjadinya hal itu, "di karenakan pihak puskesmas dalam memberikan informasi simpang siur. Pihak karyawan puskesmas memberikan informasi bawasan hal ini sering terjadi dan sudah di laporkan ke atasan tapi ngak ada tanggapan seakan akan ngak di gubris dan tentunya informasi ini sangat bersebrangan dengan informasi yang di sampaikan oleh Ade Katin (Kapus) dengan nada yang lantang dan tegas Agus Sugianto pun menambahkan agar kedepanya hal seperti ini jangan sampai terulang lagi serta tidak adanya keluhan serta pengaduan masyarakat tentang pelayanan yang kurang maksimal tentang kesehatan.dan mengenai hal ini Agus Sugianto pun ingin mengadukan ke pihak-pihak terkait khususnya dinas kesehatan agar meninjau dan membenahi/menganti struktur pegawai atau karyawan puskesmas yang di nilai sudah tidak bersinergi serta adanya tanda-tanda kurang kekompakan yang berujung saling menyalahkan tentunya hal ini sangat bertentangan dengan UU NO 36 tahun 2014. Tentang Tenaga Kesehatan serta Pancasila Sila ke 5 Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia." Pungkasnya. (Aryo)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update