-->

Notification

×

IMT Duga Covid-19 Adalah Bagian Konspirasi Global

Thursday, 31 December 2020 | 13:30 WIB Last Updated 2020-12-31T06:30:34Z



Gambar : Sumber Google


IMT Duga Covid-19 Adalah Bagian Konspirasi Global


Tasikmalaya//JournalNews//DEPT NEWS - Prof. Dr.  Andris Khas, S.Sos M.M, selaku pembina dan ketua  Alumni IMT  (Ikatan Mahasiswa Tasikmalaya) Menduga Bahwa Covid-19 adalah suatu bagian Konspirasi Global. "Saya mengira bahwa Covid-19 adalah konspirasi global yang serakah. penyebarannya saya kira melalui lalat, kotoran hewan, tes swab atau Rapidtes. Analisa saya bahwa ini untuk memuluskan bisnis Vaksin dengan mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya" Ungkap Prof. Andris Khas di Rumah kediamannya, Kawalu ( 30/12).



Gambar : Sumber Google


"Saya menganalisa warga kota dan kabupaten Tasikmalaya bisa Bebas Covid-19 asal yang sakit, demam atau OTG jangan pernah mau untuk di swab atau Rapidtes.  Tapi  Memjaga kesehatan badan yang bersih dan pakai masker, cuci tangan, serta minum vitamin dan nutrisi" katanya orang yang mengaku profesor tersebut.


"Munculnya analisa bagian Konspirasi Global, dikarenakan saat saya dan teman teman ( Pongkir, Kaisar, Beni dll) seangkatan saya yang ta'ziyah, ke Bojonggambir. (21/12)" Lanjutnya "yang berangkat tersebut berjumlah 6 orang, mereka semua tidak melakuan rapid test, padahal satu mobil penuh 6 orang melakunan perjalanan sekitar 12 jam perjalanan pulang pergi"


"Dalam perjalanan tersebut, Kaisar teman saya memang dalam posisi sakit, dia tidak biasa melakukan perjalanan jauh naik mobil, tapi biasa pake motor" lajut Prof. Andris "seminggu kemudian KAISAR DINYATAKAN POSITIF COVID karena dia melakukan rapid test dan swab test."


Anehnya yang berhubungan dengan saya dan Kaisar lainnya (BENI dan PONGKIR) tidak fositiv Covid-19. padahal kita satu mobil" Ungkap dia dengan marah-marah.


Beni rekan Andris membenarkan pernyataan Andris Tersebut. Beni mengungkapkan pengalaman setara terhadap H Haer yang jatuh saat shalat jumat. "Pada jumat bulan November (11/2020),  H Haer pingsan dan saat dia pingsan tersebut saya  peluk dan gotong dia." lanjut Beni di kediamannya di Kawalu (30/11).

"Beberapa hari kemudian, H Haer positif covid, tapi saya baik baik saja, dan saya tidak mau rapid test, malahan saya kabur ke Pancatengah." Ungkap Beni


KH Gungun Muhammad Jawwad pimpinan ponpes Miftahul Huda Citangkolo, ALUMNI IMT lainnya menyebutkan mungkin saja jika covid ini bagian dari KONSPIRASI GLOBAL, yanh mendalangi dari semua wabah. 

 "Mungkin saja covid merupakan bagian Konspirasi Global yang menyebarkan wabah" lanjutnya " Oleh karena itu kepada seluruh warga kota Tasikmalaya, yang berada di masjid, madrasah  baik ponpes, mari kita  rutinkan pembacaan sholawat ya Badrotim, mari kita gemakan Ya Badrotim di setiap penjuru Tasikmalaya. "  Lanjut Kh Gungun sambil menangis "Soal penyebaran Rapidtes atau swab saya tidak bisa berkomentar. Karena bukan wewenag dia" Ungkap mantan ia


Dr. Dani Farid Abdullah  ketua tim dokter RS Sukarjo TASIKMALAYA enggan berkomentar saat di konfirmasi jurnal news perihal ini.


Asep Tatang Hendra menyebutkan bahwa Andris Khas sedang stres. Ia selalu mengganggap dirinya profesor karena hak pesangon dari PT Artha Asia Finance belum cair. 

"Mungkin ia sedang stres karena dia korban PHK belum di kasih pesangon dari perusahan leasing PT Artha Asia Finance.

Ia menggaggap profesor karena analisa nya memang mendalam, tapi sebetulnya ia bukan profesor,  ia selalu  beragumen bahwa kalo BPKB atau Sertifikat bisa disekolah kan di leasing, maka pengalaman dia juga di leasing ibarat bagai sekolah UNIVERSITAS KEHIDUPAN LEASING" ungkap Asep Tatang Hendra.


Iwan Firmansyah, Koordinator karyawan PHK PT Artha Asia Finance menyebutkan perusahaan seolah-olah sengaja melama-lamakan hak pesangonnya karena  sangat buruknya sistem manajemen ketenagakerjaan (HRD) di perusahaan leasing tersebut. Setahu saya dia (Andris) bukan profesor atau gelar doktor tapi Sarjana Sosial." Ujar Iwan di konfirmasi Journal News via Telpon.

Dari pihak Asia Finance  Bapak Erwan dan Bapak Yudi selaku GM HRD  dan Asisten GM HRD enggan berkomentar mengenai buruknya manajemen HRD di  PT Arta Asia Finance tersebut.


PT Artha Asia Finance merupakan anak perusahaan Hitachi Capital yang mau bangkrut pada akhir Mei 2021 dan akan merger dengan Mitsubishi Lease. Menurut informasi yang enggan disebutkan namanya, kemungkinan Asia Finance di Akuisisi byi atau Merger oleh Mitsubishi lease finacial pada akhir Maret 2021. Soal buruknya management PT Artha Asia Finance, terbukti akan banyaknya karyawan Asia Finance yang mengundurkan diri, dan perusahaan tersebut akan bangkrut dengan sendirinya. (Dada Kudotillah/Hermawan/Ames/Amar/IMT)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update