-->

Notification

×

Diduga Politik Uang Oleh Oknum Manajemen PDAM Cianjur Dukung Pemenangan Paslon BHSM

Wednesday, 9 December 2020 | 11:16 WIB Last Updated 2020-12-09T04:55:17Z




Gambar: Indikasi adanya "Politik Uang" oleh Oknum Pejabat PDAM Cianjur dan Pejabat ASN Cianjur bersama 5 (lima) orang yang sedang memperlihatkan simbol TIGA JARI/ BHSM dengan masing-masing memegang amplop berwarna putih.


CIANJUR//JN: Tim Advokasi dan Hukum Paslon Pilkada Lepi Ali Firmansyah dan GIlang Budi Raharja atau PIL4R yang diwakili oleh Yuswanda dan rekan-rekannya, telah melaporkan adanya upaya dari oknum manajemen PDAM Tirta Mukti Cianjur untuk mendukung Pasangan Calon BHSM kepada Bawaslu. Kabar dugaan Pelanggaran "Oknum PDAM" dalam Pilkada Cianjur memang sudah santer terdengar sejak beberapa waktu lalu.

 

Hal ini sehubungan dengan beredarnya postingan akun FB atas nama Suherman sebagai Kepala SPI Perumdam/ PDAM Kab. Cianjur hari Minggu, 06 Desember 2020 pada pukul  19.45 WIB sebagaimana yang diungkapkan Yuswanda dalam laporannya.


“Dia memposting foto beberapa pejabat PDAM Cianjur, diantaranya Dirut PDAM Budi Karyawan dan Kacab. Karangtengah, Yusuf dan Pejabat ASN (tidak diketahui identitasnya ) beserta foto 5 (lima) orang memperlihatkan simbol TIGA JARI dengan masing-masing memegang amplop berwarna putih.” tegas Yuswanda.


Gambar: Tim Advokasi PILAR 'Yuswanda, SH dkk (kemeja hitam)' melaporkan kepada Bawaslu adanya indikasi "Kecurangan" Pilkada yang dilakukan oleh Oknum Manajemen PDAM Tirta Mukti Cianjur yang diduga berpihak kepada Paslon BHSM.


Namun sangat disayangkan, lanjut Yuswanda, ketika Tim Advokasi akan meminta kepada Akun yang bersangkutan untuk klarifikasi, ternyata postingannya pada pukul 21.17 WIB telah dihapus dan profil akun telah diganti dengan gambar Kucing, serta nama akunnya telah diganti dengan nama Wowok-Wowok. Lantas pada pukul 22.05 WIB, masih dihari yang sama, Minggu (06/12), akun tersebut telah dihapus.

 

"Kami dari Relawan PILAR meminta kepada pihak yang fotonya tercantum dalam postingan FB atasnama SUHERMAN untuk memberikan klarifikasi tentang dugaan foto yang sedang menunjukan simbol TIGA JARI oleh lima orang (tidak diketahui identitasnya) yang disertai oleh masing-masing orang yang tengah memegang Amplop Warna Putih. Adapun bukti foto dalam postingan FB akun atasnama SUHERMAN/ Wowok-Wowok, kami lampirkan sebagai bahan pelengkap laporan ke Bawaslu. Jelas ini pelanggaran yang bisa saja berdampak diskualifikasi terhadap Paslon." pungkas Yuswanda SH dengan nada tegas. 


Hingga berita ini diturunkan, pihak Jurnalis JN terus berupaya untuk menghubungi pihak-pihak terkait untuk mengkonfirmasi kebenaran berita tersebut. (Jie)


 


No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update