-->

Notification

×

Kades Sukagalih Diduga Kampanye Salah Satu Calon Bupati Saat Penyerahan BLT

Tuesday, 1 December 2020 | 16:30 WIB Last Updated 2020-12-01T09:30:38Z




Kades Sukagalih Diduga Kampanye Salah Satu Calon Bupati Saat Penyerahan BLT


Tasikmalaya//JournalNews- Beredar di media sosial tentang kepala Desa Sukagalih, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya yang terang terangan berkampanye mendukung salah satu calon di pilkada kabupaten Tasikmalaya.




Gambar: Kantor Desa Sukagalih Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya


Dalam video yang berdurasi 2 menit tersebut, kepada desa Sukagalih, Warman, terang terangan mengajak masyarakat untuk mendukung calon nomor dua. Sedangkan dalam pilkada Kabupaten Tasikmalaya 9 Desember mendatang, ada 4 calon bupati diantaranya nomor dua pasangan Ade Sugianto - Cecep Nurul Yakin yang merupakan incumbent Bupati Tasikmalaya.



Gambar: Sumber sukagalih.sideka.id


Dalam video tersebut, terdapat tulisan spanduk penyerahan sertifikat hak atas tanah, Desa Sukagalih, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya. Namun diakhir video ada pernyataan dari kepala Desa bahwa dalam acara penyerahan BLT Desa.


Pernyataan isi video tersebut  menggunakan bahasa sunda. Kades Sukagalih menyatakan bukan pertama kali dipanggil panitia pengawas pemilu (panwas). "Simkuring tos dua kali dipanggil panwas, kumargi terang terangan nganjurkeun nomor dua."  (Terjemahan: Saya sudah dua kali dipanggil Panwas, karena terang terangan menganjurkan Nomor dua). Lanjutnya "Dupi ku kituna simkuring teu sieun,.... dina pilkada simkuring nangtukeun pilihan, demi kemaslahatan desa Sukagalih." (Terjemahan : Karena itu saya tidak takut,... dalam Pilkada saya menentukan pilihan. Demi kemaslahatan Desa Sukagalih).


Kades Melanjutkan "Ka Bapa-bapa simkuring ngemutan, mangga bilih aya nu sapagodos, hayu urang sauyunan sareng simkuring, pang nyobloskeun, pangnyolokeun, pangdukungkeun nomor dua. Eta we ti simkuring, moal panjang lebar." (Terjemahan: kepada Bapak-bapak saya mengingatkan, silahkan yang sefaham, bersama sama dengan saya, mari nyoblos, mari tusuk, mari dukung nomor dua. Itu saya dari saya tidak panjang lebar)


Saat dikonfirmasi ke Kantor Desa Sukagalih (30/11) pihak desa menyebutkan bahwa Kepala desa sedang dalam perjalanan dinas Ke Bandung bersama Sekretaris Camat Sukaratu.


Ketika di konfirmasi Journal News, R Setia Surya, di kantor Bawaslu, (01/12) Divisi SDM Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya menyatakan terkait pernyataan Kades Sukagalih, kami sudah menerima informasi sebelum ada di media sosial. "Saat ini Panwas Sukaratu sudah  investigasi dan dalam penelusuran. Nanti tinggal proses pemanggilan kepala desa untuk klarifikasi." Ungkap pria yang akrab dipanggil pa Deden tersebut.


Bawaslu menerima berupa informasi awal. sehingga Bawaslu juga mendorong ada pihak yang melaporkan, untuk mempersiapkan lebih cepat alat bukti secara formil dan materil. "Semua bentuk informasi, dari manapun pasti ada penanganannya. termasuk dari Desa Sukagalih, Panwas Kecamatan Sukaratu. Adanya pihak yang melaporkan sangat bersyukur sekali untuk menggali data dan bukti lebih cepat" Ujar Deden.


"Memang benar Kades Sukagalih sudah dipanggil dua kali oleh Panwas Sukaratu. Gambaran nanti kita akan proses mengenai dua unsur. Pertama unsur keberpihakan, kedua unsur pelecehan lembaga karena ada pernyataan tidak takut" tutup R Setia Surya.


Dalam Undang Undang No 7 tentang Pemilihan Umum, Pasal 490 menyatakan Kepala Desa yang ikut serta dan/atau terlibat dalam Kampanye Pemilu dengan membuat keputusan yang menguntungkan atau merugikan salah satu peserta pemilu dalam masa kampanye dapat dikenai sanksi administratif berupa teguran lisan dan/atau teguran tertulis. Serta sanksi pidana berupa pidana penjara paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp 12 Juta. (Andris Khas/ Edis 57)


No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update