-->

Notification

×

Persiapan KBM, Guru SMK Indonesia Mas Jalani Rapid Tes

Monday, 14 December 2020 | 07:50 WIB Last Updated 2020-12-14T00:50:58Z


Persiapan KBM, Guru SMK Indonesia Mas Jalani Rapid Tes


KARAWANG//JN - Persiapan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Tatap Muka puluhan Guru SMK Indonesia Mas Cilamaya Wetan Karawang dirapid test.


Puluhan guru di SMK Indonesia Mas menjalani rapid test sebagai persiapan KBM tatap muka yang dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 12 Desember 2020 kemarin, bertempat di gedung SMK Indonesia Mas yang diprakarsai oleh organisasi PGRI Kabupaten Karawang.


Rapid test massal terhadap 41 guru SMK Indonesia Mas ini disaksikan oleh ketua PGRI Karawang Nandang Mulyana, Kepala Sekolah Mulyadi Rusminto, Komite Sekolah Dedi Supriadi, Wakasek Penjamin Mutu Aming Abdullah.


Sebelum dilakukan rapid test, semua guru wajib mengikuti protokol kesehatan, seperti memakai masker, mengecek suhu tubuh, dan jaga jarak saat antre.


Andriyanto, Humas SMK Indonesia Mas mengatakan, baru kali pertama melakukan rapid test, ini dilakukan sebagai persiapan untuk pembelajaran tatap muka di SMK Indonesia Mas.


"Rapid test untuk bapak-ibu guru ya baru pertama kali ini. Ya sekali lagi untuk persiapan pembelajaran tatap muka," ungkapnya.


Dikatakan Humas, Rafid tes ini di prakarsai oleh persatuan guru republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karawang, dan kegiatannya disaksikan langsung oleh ketua PGRI.


"Pelaksananya Tim klinik PGRI yang diketuai oleh Ibu Senday, didampingi oleh Ibu Selmi. Merapfid tes seluruh guru serta managment SMK Indonesia Mas Cilamaya," katanya.


"Alhamdulillah semua guru serta management SMK Indonesia Mas hasilnya negatif covid-19, dan siap jika nanti saatnya ada perintah pembelajaran tatap muka dimulai," tambahnya.


Kepala SMK Indonesia Mas, Mulyadi Rusmianto mengatakan, rapid tes diikuti 41 guru. Hasil dari rapid test akan diserahkan ke dinas pendidikan propinsi jawa barat sebagai syarat untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka.


"Guru ASN, GTT dan PTT yang menjalani rapid test sebanyak 41 orang," ucapnya. (One)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update