-->

Notification

×

Selain Terindikasi Melanggar Peraturan, PT ITB Diduga Pula Mencemari Lingkungan

Tuesday, 1 December 2020 | 01:47 WIB Last Updated 2020-12-02T06:45:21Z


CIANJUR//JN - Ternak ayam milik PT. PENTA yang di kelola oleh PT. ITB, Di desa cikanyere kampung pasar gembrong Rt 02/01 kecamatan Sukaresmi kabupaten Cianjur, di duga tidak memiliki izin resmi. banyak peraturan pemerintah yang di langgar serta tidak adanya Peraturan yang di jalankan sesuai prosedur, diantaranya izin dari masyarakat sekitar, PERTEK, UKL/UPL, IUP, SIPA, IPLC, SIMBG dan SLF. Dari semua aturan tersebut tidak ada satu pun yang di taati, bahkan sekarang banyak warga tahu tentang kebusukan izin ternak ayam yang selama ini Di duga bodong.

Weli selaku perwakilan dari ternak ayam milik PT. PENTA, yang di sewa PT. ITB, sudah beberapa kali diminta Dokumen perizinan, namun sampai saat ini tidak bisa menunjukan dokumen perizinan yang real. Adapun dokumen perizinan yang ditunjukan merupakan dokumen sudah usang dan sudah tidak berlaku. Lebih dari 20 tahu berdirinya proyek ayam ini, dengan tidak adanya keinginan untuk pengurusan izin maka pihak perusahan hanyalah bisa mengelabui para pemilik kebijakan. Tapi Dengan kecerdikan tim penyidik dari perizinan serta POL PP kabupaten Cianjur, akhirnya terbongkar pula bahwa proyek ayam milik PT. PENTA yang di sewa oleh PT. ITB di duga BODONG.

Beberapa masyarakat kampung cihurang Rt 02/01 Desa Cikanyere kecamatan sukaresmi kabupaten cianjur, mengeluhkan perihal adanya proyek ayam yang izinnya sudah tidak ada, walau beberapa lembar yang di kemukakan tapi semuanya sudah kada luarsa. Masyarakat kampung Cihurang yang berharap kepada pemerintah, terkait ternak ayam yang tidak memiliki izin harus di tutup, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sesudah adanya tim Penyidik POL PP kabupaten cianjur, barulah pihak proyek menyatakan akan mengurus izin lingkungan, Padahal proyek ayam milik PT. PENTA ini sudah berjalan puluhan tahun. Hal inienjadi tanda tanya besar dimasyarakat, mengingat PT yang bersangkutan pun terkesan bersikap apatis terhadap dampak lingkungan dari proyeknya tersebut. Dari dampak lingkungan tersebut pun berefek langsung juga kepada masyarakat seperti pencemaran udara segar akibat bau dari kotoran ayam dari pabrik tersebut. (Rafly Hidayat)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update