-->

Notification

×

Di Tengah Arus Benturan Budaya, Bah Adang Dengan Konsisten Lestarikan Seni Gendang sebagai Budaya Leluhur

Friday, 8 January 2021 | 20:10 WIB Last Updated 2021-01-08T13:10:10Z
Foto: Bah Adang Seniman Gendang Pencak Silat


Seni Dan Budaya Merupakan Identitas Suatu Bangsa


Cianjur, journalnews.co.id - Melestarikan Keberagaman seni dan kebudayaan daerah merupakan kekayaan sekaligus identitas bangsa yanpg sangat diperlukan untuk mempertegas jati diri bangsa ditengah dinamika benturan budaya dunia. 

Hal tersebut senantiasa dilakukan oleh Abah Adang (72) selaku seniman asal Desa Cinangsi Kecamatan Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur. Ia merupakan seniman gendang silat yang merupakan sebuah alat musik asli dari daerah Cianjur tepatnya kecamatan Cikalong Kulon.

Ia menggiati kesenian tersebut sedari usia 17 tahun atau sekitar tahun 1965 Masehi sampai sekarang. Oleh karena itu Ia dijuluki sebagai seniman gendang silat sejati.

"Sekarang usia 72 dan mulai menggiati kesenian gendang pencak silat ini sekitar usia 17 tahun atau sekitar tahun 1965 kayaknya" Ujar seniman yang akrab di sapa Bah Adang ini.

Selain itu dalam sesi wawancara Bah Adang pun menjelas mengenai beberapa jenis gendang beserta bahan dan jangka waktuu dalam proses pembuatan gendang tersebut.

"Bahan gendangnya terbuat dari kulit kerbau begitu pun dengan talinya. Nah kalo untuk talinya ini dibikin sembilan seuweu (kepangan). Kalo dalam pembuatan satu gendang itu memerlukan waktu sekitar satu bulan. Ada pun beberapa jenis gendang itu ada beberapa diantaranya gendang degug atau dikenal sebagai gendang induk dan gendang Kulanter atau gendang anak" ungkapnya menjelaskan.


Foto: Gendang Gedug (Induk)


Foto: Gendang Kulanter (Anak)



Bah Adang selaku seniman yang aktif di paguyuban kesenian Titinggal Karuhun Daerah (TTKDH) yang dilindungi langsung oleh Haji Deni selaku kades Cinangsi, Ia sangat menyayangkan bahwasanya generasi muda seakan tidak tertarik pada kesenian leluhur, oleh karena itu Ia beserta paguyuban TTKDH dengan gigih berusaha melestarikan dan mengajarkan kesenian tersebut kepada generasi dengan harapan agar mereka tertarik melestarikan kesenian tersebut sebagai warisan lelur Cianjur.

Berikut cuplikan video ketika Bah Adang tengah memainkan gendang pencak silat. (Mahdi Ben)





No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update