-->

Notification

×

Eyang Dalem Cinangsi Tokoh Leluhur Tanah Santri Yang Seakan Terlupakan

Thursday, 7 January 2021 | 23:39 WIB Last Updated 2021-01-07T16:39:43Z


Foto: Makam Eyang Dalem Cinangsi

Cianjur, journalnews.co.id - Raden Arya wirata tarik kolot atau biasa disebut Eyang dalem Cinangsi merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah pemerintahan dan pembangunan di tanah Padjajaran khususnya wilayah Cianjur tempo dulu sewaktu masih menganut sistem perintahan monarki (kerajaan).


Foto: Aa Gaos, Putera Daerah Tatar Santri & Sejarawan Cianjur

Memurut penuturan Aa Gaos selaku salah satu tokoh sejarawan Cianjur, Eyang dalem Cinangsi dalam sejarahnya diberikan mandat oleh tokoh pendiri Cianjur yakni Raden Ariawirata Nudatar (Eyang Dalem Cikundul) untuk memimpin dan membangun Cianjur.

Ia beserta adiknya, Eyang Dalem Kidul (Eyang Gunung Jati) diminta hadir oleh pemetintah kerajaan mataram guna membawa upeti.

Oleh karena itulah Ia diberikan mandat dari sesepuh Eyang Dalem Cikundul untuk memimpin tatanan pemerintahan Kala itu dan tercatat dalam sejarah mengenai masa kejayaan pemerintahannya yakni berkisar tahun 1.670 sampai 1677 Masehi.

"Mbah dalem Cinangsi diberikan mandat oleh Eyang Dalem Cikundul untuk memimpin dan membangun Cianjur. Ia diminta hadir oleh Mataram untuk datanng kesana guna membawa upeti dan Ia datang ke sana bersama Adiknya, Eyang Dalem Arya Kidul yang bertempat digunung Jati Jebrod" ungkapnya memaparkan sejarah singkat Mbah dalem Cinangsi.

Selain itu, Aa Gaos juga memaparkan silsilah Mbah dalem Cinangsi secara terperinci yakni Ia merupakan anak dari Eyang Dalem Cikundul (Eyang ariawirata nudatar) bin Eyang Wangsa Ghofarona sagala herang bin Sunan Ciburang Nuriah bin Sunan Wanperih Parugangsa (Majalengka Talaga). bin Muning sari II bin Muningsari I bin Syekh Syarif Abduloh Sulton Hud dari Mesir. Syekh Syarif Abduloh Sulton Hud, beliau merupakan ayahanda Sunan Gunung Djati Cirebon yakni Syekh Syarif Hidayatulloh.

Ditinjau dari silsilahnya, Mbah dalem Cinangsi memiliki kekerabatan dengan Sunan Gunung Djati dan hal ini pun dibenarkan oleh Aa Gaos.

Itulah sejarah singkat mengenai Eyang Dalaem Cikundul. Ada pun lokasi pemakamannya bertempat di Kampung Pasarean Talikolot Desa Cinangsi Kecamatan Cikalong Kulon.

Untuk sekelas tokoh dan salah satu pembesar Kabupaten Cianjur patutnya makam Beliau ditata sebagaimana makam para pahlawan terdahulu dan diperhatikan serta dikelola dengan baik oleh pemerintah. Akan tetapi kondisi makam Eyang Dalem Cinangsi seakan terlupakan dan luput dari perhatian, kondisi makamnya tak jauh berbeda dengan makam pada umumnya. Oleh karena itu Aa Gaos berharap adanya perhatian lebih, baik dari Masyarakat, Paziarah maupun Pemerintah untuk turut serta dalam mengelola area pemakaman Salah satu tokoh pembesar Cianjur tersebut.

"Saya berharap tempat pekaman Beliau dapat dibangun dan ditata dengan lebih baik lagi sebagaimana mestinya tokoh leluhur Cianjur. Kalau pun ada orang yang terketuk hatinya (baik itu Masyarakat, Peziarah atau pun Perintah) untuk turut membangun area pemkaman, tentu saja Kami kami perbolehkan" pungkasnya diakhir wawancara. (Mahdi Ben)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update