-->

Notification

×

Jasad Korban Tenggelam Akhirnya Ditemukan

Wednesday, 13 January 2021 | 17:59 WIB Last Updated 2021-01-13T11:40:01Z


Foto: Jasad Korban Hanyut Di Temukan


Cianjur//Journalnews.co.id - Dari mulai awal tenggelam kemaren, selasa (11/01) sekitar pukul 11: 40 Wib, kurang lebih satu hari satu malam, atau sekitar 27 jam hanyut antara sungai cilaku dan cisokan, kini jasad atas nama Azi Prasetio (19) asal Bogor/Parung, akhirnya di ketemukan di wilayah perairan sungai kampung Cibogo batu beulah/legok terong Desa Hegarmanah Kecamatan Sukaluyu Cianjur.

Berkat pencarian gabungan dari Tim BASARNAS, RETANA, BPBD, SATPOL PP juga Dari DAMKAR dan Polsek Sukaluyu di bantu dengan relawan warga masyarakat, dengan penuh kesigapan dan teliti dalam menjalankan tugasnya jasad korban pun berhasil ditemukan.

Adapun dari kronologi penemuan jasad korban tersebut, menurut keterangan saksi mata yang enggsn disebutkan namanya, Ia tengah mancing di lokasi penemuan jasad, sekitar pukul 13:15 WIB dan kebetulan petugas lagi posisi menyisir di lokasi tersebut dan akhirnya segera melapor ke petugas dan korban pun langsung di evakuasi oleh petugas RETANA dan tim yang lain dari TKP (Tempat Kejadian Perkara). Selain itu Tim Mediis Puskesmas dan dari Desa setempat pun sudah siap untuk evakuasi jasad korban dan saat itu pula di serahkan ke pihak keluarga korban.


Foto: Proses Evakuasi Jasad Korban


Foto: Tim Medis Tengah Siap Mengevakuasi Jasad Korban



"Jasad korban atas nama Azi Prasetio (19) akhirnya di bawa ke Puskesmas Pembantu yang berada di Desa Babakan Sari kecamatan Sukaluyu Cianjur untuk menjalankan pemeriksaan yang lebih intensif, kebetulan korban tersebut awalnya sedang menuntut ilmu di pondok pesantran Riyadul Huda yang tidak jauh dari lokasi Desa Babakansari/Cikadu" Ucap salah seorang temannya.

Ia menambahkan "Nasib naas yang terjadi kepada korban, semoga amal baiknya di jadikan ibadah buat almarhum  semoga di terima oleh Allah swt  dan meninggal dengan husnul khotimah" ungkapnya.

Selain itu, salah seorang masyarakat yang enggan disebutkan namanya mempertanyakan mengenai peran dan tanggung jawab pimpinan Ponpes (Pondok Pesantren) tempat dimana korban menimba ilmu.

"Apakah ini akibat salah satu kelalaian Guru ngaji atau pimpinan pondok pesantrennya ?" Ungkapnya dengan heran.

Untuk kesimpulan antara kelalaian pimpinan Ponpes tersebut tinggal menunggu hasil penyidikan dari pihak kepolisian dan dari pihak medis. (H. Asep MR/AA/Team)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update