-->

Notification

×

Masyarakat Tatar Sunda Lestarikan Budaya 'Kolecer' Di Tengah Musim Berangin

Wednesday, 27 January 2021 | 18:22 WIB Last Updated 2021-01-27T12:18:40Z


CIANJUR, jouralnews.co.id - Sudah menjadi tradisi adat wilayah di masing-masing daerah, khususnya di wilayah tatar sunda dan jawa. Masyarakat memiliki kebiasaan dan hobi yang cukup unik yakni membuat dan memajang mainan tradisional yakni baling-baling bambu atau menurut istilah bahasa sunda yaitu Kolecer.




Disetiap akhir maupun awal tahun diantara bulan desember dan bulan januari merupakan waktu yang paling ramai memasang baling-baling bambu, karena di dua bulan tersebut angin bertiup cukup kencang dan hal ini tentu sangat dinanti oleh semua pengrajin dan yang hobi memajang mainan tradisonal berupa kolecer ini.




Adam (45) salah seorang masyarakat yang tinggal di kampung Babakan Ciharashas Rt 05/07 Desa Sirnagalih Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur, pada hari Rabu (27/01/2), merupakan salah seorang yang senantiasa melestarikan mainan tradisonal ini setiap tahunnya. Ia menjelaskan kegiatan mengenai kelestarian budaya tersebut

"Memang betul di setiap akhir atau awal tahun, kami dan rekan-rekan sudah terbiasa memainkan baling-baling bambu dengan ukuran ketinggian tiang kisaran 5 meter dan ukuran baling-balingnyapun bervariasi, dari ukuran panjang 2 sampai 4 dan 6 meter. Selain melestarikan budaya tentunya karena hobi" Ucapnya menjelaskan. 




Selain itu ada juga Dadang (47) salah satu rekan Adam yang juga melestarikan budaya kolecer sekaligus memainkan bersama dengan rekan menambahkan

"Biasanya main baling-baling bambu atau istilah bahasa sunda Kolecer yang bagus mah di atas lokasi pegunungan, bukan di lokasi pematang sawah. Karena suara baling-balingnya kalau di atas pegunungan mah keras banget suaranya beda sama yang di lokasi pematang sawah dan suaranya pun agak kecil" ujarnya menjelaskan. 

"Karena kuat dengan satu ke-hobian atau kesenangan dengan bermain baling-baling bambu, Saya dan Pak Adam dari mulai angin datang baik pagi ataupun sore terkadang Saya sama Beliau sampai malam menyaksikan dan mendengarkan suara gelegaran baling-baling tersebut dan saya bisa merasakan dengan kepuasan yang sangat luar biasa" pungkas pengrajin kolecer ini kepada awak media Journal News. (H.Asep MR)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update