-->

Notification

×

Oknum Berulah, Geng XTC Diduga Menjadi Sasaran Kemarahan Warga Tasik

Tuesday, 5 January 2021 | 10:07 WIB Last Updated 2021-01-05T03:07:52Z
Foto: Delapan Anggota Geng Motor XTC Melah Ditangkap Pihak Polres


TASIKMALAYA//JN Delapan anggota geng motor XTC ditangkap personel Satreskrim Polresta Tasikmalaya, Jawa Barat.  Senin (4/01). 
Mereka diduga menganiaya seorang remaja di Jalan Tamansari, Kota Tasikmalaya pada Jumat (1/1) bernama bernama Padilah Anwar.

Tujuh dari delapan pelaku penganiayaan yang diamankan masih di bawah umur. Saat ini, mereka masih menjalani pemeriksaan polisi di Mapolres Tasikmalaya.


Foto: FN (24) Salah Satu Pelaku Saay Dibekuk Satuan Reskrim Polresta Tasikmalaya


Foto: Barang Bukti Hukum Tindak Kekerasan Geng Motor


Dari pantauan rekaman CCTV terlihat puluhan anggota geng motor sedang konvoi di Jalan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Tak lama kemudian, geng motor tersebut berbalik arah untuk menyerang dua pemuda yang hendak membeli rokok ke warung.

"Diduga sekitar 20 orang. Berarti ada 12 orang lagi masih buron," kata seorang penyidik polisi yang enggan disebutkan namanya. "Diharapkan sisanya menyerahkan diri ke Kantor Polisi secepatnya" katanya.

Akibat aksi penganiayaan tersebut (1/1) menyebabkan, korban  mengalami luka parah dengan rahang patah sehingga harus menjalani perawatan intensif di RSUD Dokter Soekardjo, Kota Tasikmalaya.

Dalam rekaman video yang viral di media sosial, para anggota geng motor XTC tersebut konvoi di Jalan Tamansari.

Dari CCTV memperlihatkan, Saat berpapasan dengan korban yang berboncengan motor hendak membeli rokok di sebuah toko, para pelaku berputar balik mengejar. Tiba depan sebuah toko, para pelaku mengeroyok korban menggunakan batu dan tangan kosong. Pelaku terlihat membawa senjata tajam namun tidak digunakan untuk menganiaya korban. 

Kapolresta Tasikmalaya AKBP Doni Hermawan mengatakan, awalnya, personel Satreskrim Polresta Tasikmalaya mengamankan satu anggota geng motor yang terlibat penganiayaan, yakni Fauzi Nurhakim (24). 

“Rata-rata para pelaku masih berusia dibawah umur. Mereka masuk dalam geng motor dengan sangat sadis melakukan ulah itu,” terang Doni. Para pelaku rata-rata masih anak dibawah umur, yakni  FZ (13), ZR (17), JFR (15), RK (15), FR (16), MLF (16), IRP (24). Ketujuh pelaku ini, seluruhnya merupakan warga Kota Tasik" ungkap menjelaskan


Foto: Kapolresta Tasikmalaya Tengah Konferensi Pers


Ia menyebut, kebanyakan pelaku beralasan hanya ingin gaya. Pihaknya juga mengamankan satu pelaku penganiayaan di Cibeureum November lalu dengan kasus yang sama. 

“Kedelapan anggota geng motor ini terancam pada pasal 170 KUHP,” tandasnya.

Salah satu anggota XTC, yang enggan disebutkan namanya, menyebutkan nahwa XTC bukan geng motor tapi sebuah ormas di Kota Tasikmalaya. Ia menjelaskan XTC di Tasikmalaya terdiri dari beberapa sub organisasi dibawahnya.


"Tiap kecamatan ada anak cabangnya XTC, seperti Kawalu, Indihiang, Tamansari dll. " Lanjutnya "malahan ada kumpulan XTC Mahasiswa, Pelajar, tapi belum ada XTC santri" saat dikonfirmasi Journal News.

Menurut dia seorang Oknum tersebut ingin memperlihatkan eksistensi " Mereka maencai gara gara seolah ingin memperlihatkan nama mereka, namun saya meyakini apa yang mereka lakukan secara kriminal adalah salah, karena jika dilakukan secara kekerasan akan merusak citra XTC dam menjadi sasaran amarah warga" ungkapnya.

(Andris Khas/Dada Kudotillah/jabar.inews.id/inilahtasik.com)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update