-->

Notification

×

Pilu Di Satu Sudut Pesona Pantai Loji

Sunday, 24 January 2021 | 15:12 WIB Last Updated 2021-01-24T08:12:37Z
Foto: Asep & rekan berakhir pekan di pantai Loji


Kab.Sukabumi, journalnews.co.id - Akhir pekan merupakan waktu yang tepat untuk menemui rekan maupun sodara dan berkunjung bersama ke beberapa destinasi wisata pantai, salah satunya mengunjungi yang berada digaris pantai Pelabuhan Ratu tepatnya terletak di Kampung Legok Palabuhan Ratu.




Hal tersebut dilakukan Oleh Asep M.R beserta rekan pada Minggu (24/01/21) untuk mengunjungi rekannya atas nama Aryo selaku ketua nelayan Pelabuhan Ratu dan berkunjung ke pantai Loji bersama.




Sesampainya dilokasi sekitar pukul 09:00 WIB, Asep, Aryo beserta rekan berjumpa dengan salah seorang pengunjung atas nama Jalal (53) yang berasal dari kampung Tariji RT07/03 Desa Cidadap Kecamatan Simpenan, Kabupaten Silukabumi. Jalal merupakan pengunjung yang mengalami yang menderita struk sekitar 2 tahun bertujuan datang ke lokasi tersebut guna melakukan sebuah terapi dengan cara mengubur bagian tubuh dipasir pantai. Hal ini disampaikan oleh Jalal kepada awak media yang turut hadir di agenda tersebut.


Foto: Jalal tengah melakukan terapi kubur pasir


"Berbagai macam cara tentang pengobatan sudah saya lakukan tapi tidak membuahkan hasil,namun ketika saya dapat kabar dari seorang teman,menurut beliau kata nya harus mengubur tubuh atau bisa di bilang terapi di lokasi pasir pantai dan akhir nya sayapun mencoba nya yang alhamdulillah penyakit struk saya mulai ada perubahan dan kondisi saat ini mulai membaik" Ucapnya kepada awak media yang turut hadir di agenda tersebut.

"Hampir setiap hari Saya rutin melakukan teknik cara mengobati struk dengan cara terapi mengubur tubuh di pasir pantai,terutama di bagian tubuh yang sakit struk minimal 1 jam lama nya di setiap satu kali terapi penguburan di pasir pantai tersebut,bahkan kalau lagi ada waktu bisa 2 kali terapi perhari" Tuturnya menambahkan.

Tentu saja bagi Asep dan Aryo hal tersebut menjadi suatu pemandangan yang kontras, dibalik indahnya pesona lekuk pantai dengan riak ombak memanja telinga serta semilir angin lembut mengusap sekujur tubuh ternyata tersimpan suatu kepiluan tak bisa dihindari dari suatu seorang subjek yang ada disana.

Tergambar dari mimik wajah yang hadir disana memandang penuh iba kepada orang yang baru ditemuinya tersebut. Tentu saja, bagi Asep, Aryo dan rekan Jalal merupakan orang asing yang baru ditemui akan tetapi disisi lain mereka mengakui bahwa Jalal adalah saudara mereka dari segi kemanusian.

Sedari awal bertujuan bersilaturahmi dan berkunjung bersama ke pantai Loji, Kita mereka menemukan suatu pengembangan pemahaman mengenai makna sabar, keikhlasan dan kesehatan dari Jalal. Selain itu Mereka juaga mendapatkan suatu ilmu baru mereka dari Jalal berupa terapi pasir pantai.

Terapi pasir tersebut rupanya memiliki tingkat efektifitas yang sangat tinggi dalam penyembuhan struk. Hal ini pun disampaikan oleh jalal diakhir percakapannya dengan Asep, Aryo dan Rekan

"Patut dicontoh dengan adanya teknik terapi pengobatan struk, dengan cara mengubur tubuh di pasir pantai yang akhirnya,membuahkan hasil (bagi Jalal) yang sudah maksimal dan 99% penyakit di katakan sembuh" pungkasnya. (AMR/TIM)

*Berikut adalah Video percakapan dengan Narasumber








No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update