-->

Notification

×

PJS Desa Mekarsari Kecamatan Cikalong Kulon Di Duga Gelapkan Dana Desa Untuk BLT

Monday, 25 January 2021 | 12:29 WIB Last Updated 2021-01-25T05:50:43Z

Foto: Kantor Kepala Desa Mekarsari

Cianjur, journalnews.co.id - PJS Kepala Desa (Kades) Mekarsari Kecamatan Cikalong Kulon Kabupaten Cianjur, Di duga gelapkan Dana Desa (DD) untuk BLT tahap VI tahun anggaran 2020. Dari 154 KPM x Rp. 300.000 dengan jumlah total RP. 46.200.000. Masyarakat Desa Mekarsari banyak yang mempertanyakan BLT tahap VI kepada Kepala Dusun (Kadus) dan RT setempat karena diduga untuk menutupi kebohongan Kades Mekarsari yang langsung membagikan bantuan tahap VII dan VIII, namun tahap VI dilewati dan diduga digelapkan. Akan tetapi baru-baru ini pihak desa berdalih akan segera di realisasikan secepatnya.


PJS Desa Mekarsari Dadang Muhaemin berjanji kepada staf desa, apabila hari selasa tanggal 26/01/21 tidak terealisasi dana tersebut, maka seluruh staf Desa dipersilahkan mengadukan permasalahan ini kepada Camat Cikalong Kulon selaku perwakilan dari masyarakat penerima manfaat di Desa tersebut. Apa bila Masyarakat Desa Mekarsari akan menuntut dan mengajukan permasalahan ini ke ranah hukum.


Banyak masyarakat yang kecewa dengan kinerja PJS Mekarsari, beberapa program dan honor baik guru ngaji maupun RT banyak yang tidak sampai ke tangan penerimanya. Bahkan salah satu warga yang tidak mau di sebutkan namanya menerangkan kepda JOURNAL NEWS saat di temui di kediamanya,


"Kinerja PJS Desa Mekar Sari kurang begitu memperhatikan masyarakat karena janji-janji yang sempai di utarakan kepada masyarakat tidak sesuai dengan kenyataanya. Banyak hak rakyat dan staf Desa serta guru ngaji yang tak di realisasikan" pungkasnya dengan kecewa dan meyayangkan sikap PJS Desa Mekarsari.


Pada senin pagi (25/01/21) Media JOURNAL NEWS berusaha mengkonfirmasi mengenai isu yang tengah beredar di masyarakat terkait dugaan penggelapan BLT tahap VI kepada pihak yang bersangkutan. Akan tetapi ketika Media mendatangi Kantor Kepala Desa Mekarsari, Dadang Muhaemin selaku PJS tidak ada ditempat baik itu PJS, Sekdes mau pun Bendahara desa.


Dari semua staf desa yang ada di tempat, tidak ada satu pun yang memberi keterangan pasti terkait ketidak hadirannya yang bersangkutan di tempat pada waktu itu, Ujang Jaenudin selaku staf hanya memberi keterangan bahwa yang bersangkutan pergi keluar tanpa ada keterangan lain yang lebih spesifik.


"Iya, Kades, sekdes dan bendahara lagi pada keluar" ucapnya kepada awak media. (AA/Rafly Hidayat)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update