-->

Notification

×

Tarik Truck Tanpa Perlihatkan Surat Tugas, Asia Finance Diduga Langgar SOP

Tuesday, 26 January 2021 | 18:32 WIB Last Updated 2021-01-26T11:32:51Z



Tasikmalaya, journalnews.co.id - Dede Ruswandi, supir truck menyesalkan pihak Asia Finance yang menarik mobil milik atas nama nasabah Teti Ruhayati (53), di Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Jl Siliwangi Tasikmalaya , Selasa (26/01).
Dede menuturkan tidak Truck ditarik oleh finance sekitar bulan Desember 2020, pada siang hari.


Foto: Kantor Asia Finance


"Siang itu. Saya mau ngangkut pasir, pas di tengah perjalanan tiba-tiba datang, sekelompok orang, memakai mini bus warna putih, dan 2 motor, menghadang perjalanan Saya, jumlah orang kurang lebih 10 orang," Terangnya.

Lanjut Dede "Langsung menyuruh turun dari mobil dan menariknya, dan saya di dorong masuk ke dalam mini bus milik mereka, hp saya langsung diambil, dan saya sebagai sopir tidak tau sama sekali permasalahan nya, karna tak seorangpun yg mnjelaskan siapa mereka," Imbuh Dede.

"Mereka tanpa memperlihatkan surat tugas, atau kartu nama, langsung membawa saya ke Jalan By pas, tepatnya dpan Pt. Adira finance," kata Dede yang menjalani sebagai supir sejak 2017.

"Saya diturunkan di By Pas dan mereka memberikan berkas dan memaksa harus menanda tangani berkas dengan alasan hanya untuk membenarkan bahwa saya hanya sopir," ujar Dede.

Dede menyebutkan bahwa tadi di persidangan BPSK baru mengetahui bahwa yang di tanda tangani adalah berita acara penarikan mobil.

Dede melanjutkan dia diantar oleh angkutan transportasi Online untuk pulang, serta langsu menjelaskan ke pemilik Teti Ruhayati. Aam (34) putra dari Teti menjelaskan bahwa kondisi ibunya lagi sakit stroke dan lumpuh.

"Ibu saat itu sakit stroke dan lumpuh, mendengar berita tersebut ibu langsung dirawat lagi ke rumah sakit." Lanjut Aam " Selain itu istri saya yang sedang mengandung sempat stress mendengar truck ibu ditarik Asia Finance, sehingga mengakibatkan dia keguruan kandungan" lengkap Dede.

Yuki Marbawi, S.HI selaku pengacara Teti Ruhayati berharap Management Asia Finance memiliki hati nurani dan tidak menyepelekan kasus ini 

"Saat sidang pertama (19/01) Asia Finance tidak datang di BPSK, saat tadi (26/01) Asia hanya mewakili pembacaan bantahannya dari management  melalui Head Coll itu juga tanpa surat kuasa."

Yuki berharap pihak PT Artha Asia Finance yang merupakan anak perusahaan Hitachi Capital serius dalam menyelesaikan permasalahan kliennya. (Andris Khas/ Dada K)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update