-->

Notification

×

Tragedi Naas Seorang Kakek Separuh Baya Tergilas Kereta Api Sampai Meninggal

Wednesday, 13 January 2021 | 09:06 WIB Last Updated 2021-01-13T02:06:55Z



Tragedi Naas Seorang Kakek Separuh Baya Tergilas Kereta Api Sampai Meninggal


CIANJUR//Journalnews.co.id - "Telah terjadi korban tertabrak kereta api, seorang Kakek-kakek atas nama Bapak IDI (83) suami dari saudari Ibu Iyah (81) yang beralamat di Kampung Cisalak Tengah Rt 03/03 Desa Cibeber Kecamatan Cibeber Cianjur Jabar. Adapun kejadian tersebut pada hari Selasa (12/01) sekitar pukul 18.30 Wib di wilayah Cibeber," menurut salahsatu keterangan warga yang enggan disebutkan namanya di sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara).



Lanjutnya menjelaskan, "awal saat saya belanja di pasar Cibeber sekitar jam 11.22 Wib saya ketemu sama Kakek tersebut sampai dia sempet merengek mau ikut ke saya dan akhirnya Kakek tersebut saya ajak sampai rumah." Ungkapnya.



menambahkan juga dari salahsatu warga yang enggan di sebutkan namanya mengatakan, "setelah itu Kakek (korban) ini saya tanya mengenai identitas lengkapnya namun tidak menjawab, terus saya tanya alamat katanya dia dari Pasir Luhur dan bahkan si Kakek (korban) ini terus manggil anaknya di saat saya ngasih makan, bahkan sempat bilang nasinya mau di bawa pulang buat anak nya. Sehabis makan si Kakek pun pamit mau pulang." jelasnya.


"Ketika selang beberapa waktu sekira habis magrib tiba-tiba ada kabar, bahwa ada kejadian Kakek-kakek tertabrak kereta api, saya pun bergegas cepat melihat ke lokasi tersebut ternyata betul ada seorang Kakek yang tertabrak kereta Api sampai kepalanya pun terpisah sama tubuh atau badan nya." akhir ungkapnya.


"di duga Kakek (korban) ini selain usia lanjut, dia mengalami kurang pendengaran dan pikun, jadi ketika dia mau nyebrang di saat kereta Api melintas maka terjadilah korban sampai akhirnya meninggal dunia di lokasi TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan warga pun segera memberi pertolongan dan melaporkannya ke pihak kepolisian, tak menunggu lama korban pun langsung di bawa ke RSUD Cianjur untuk penyidikan atau penanganan lebih lanjut." Pungkas salahsatu warga yang enggan di sebutkan namanya. (H. Asep MR/ Team JN)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update