-->

Notification

×

FDK UIN SGD Bandung Rangking Kedua Jumlah Mahasiswa dan Paling Diminati Oleh "Cama"

Monday, 22 February 2021 | 15:41 WIB Last Updated 2021-02-22T08:44:28Z

Gambar: Dekan FDK, Dr. H Ahmad Sarbini, M.Pd tengah memberikan arahan pada acara Rapat Dosen pada Senin (22/02), di Aula FDK melalui aplikasi zoom meeting. Meski berjauhan, namun suasana akrab dan penuh dengan nuansa kekeluargaan selalu menjadi ciri khas kegiatan apapun di FDK ini.  


Bandung, journalnews.co.id: Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN SGD Bandung sukses melaksanakan kegiatan Rapat Dosen Persiapan Perkuliahan semester genap tahun akademik 2020/2021. Rapat dilaksanakan secara daring melalui aplikasi zoom meeting. Dalam arahan dan pembinaan yang disampaikanoleh Dekan FDK UIN SGD Bandung Dr.H Ahmad Sarbini, M.Pd menyatakan bahwa proses pembelajaran dalam jaringan (daring) dimasa pandemi Covid-19 sekarang ini diperlukan kreativitas dan inovasi lebih dari para pengajar (dosen), tidak hanya menyajikan powerpoint dan materi kuliah pada umumnya, lebih dari itu harus diperbanyak materi dalam bentuk video (gambar-gambar begrerak)/ visual lainnya yang dapat memudahkan mahasiswa menerima dan memahami materi perkuliahan.



"Dimasa Pandemi Covid-19 ini para dosen harus lebih kreatif dan inovatif dalam menyajikan materi perkuliahan kepada mahasiswa. Buatlah modul-modul pembelajaran yang disukai dan mudah dipahami oleh mahasiswa. Dosen ditantang agar lebih memaksimalkan peranannya sebagai pendidik yang akrab dengan tekhnologi pembelajaran, jika tidak maka mahasiswa akan meninggalkannya." tutur Ahmad Sarbini menegaskan.

Ahmad Sarbini menambahkan bahwa FDK saat ini memperoleh tambahan empat orang dosen CPNS yang kini tiga orang diantaranya sudah diaktifkan sebagai Dosen di FDK, sedangkan yang satu lagi terkendala masalah tekhnis sehingga harus "mampir" dulu di Fakultas Adab dan Humaniora selama satu tahun ke depan, namun pada akhirnya tetap akan kembalike FDK tahun depan. 

"Penambahan jumlah Dosen di FDK ini bukan hanya sekedar mengejar rasio-ideal Dosen dan Mahasiswa, lebih dari itu profesionalisme tetap nomor satu dan menjadi acun dalam perekrutan pendidik ataupun tendik di FDK ini." tambahnya. Selain itu,pada kesempatan yang sama iapun menyatakan bahwa FDK kini menempati urutan kedua sebagai fakultas dengan jumlah mahasiswa terbanyak setelah Fakultas Tarbiyah dan Kependidikan. Jumlah mahasiswa FDK saat ini lebih kurang ada 4000 orang. Ini membuktikan bahwa FDK kini banyak diminati oleh masyarakat ataupun cama (calon mahasiswa).

"Alhamdulillah, berkat pengabdian dan kerjasama dari semua pihak yang dilandasi dengan keikhlasan dalam mengabdi untuk ummat, kini FDK menempati posisi kedua dengan jumlah mahasiswa terbanyak  setelah Fakultas Tarbiyah, dan kita patut bersyukur atas pencapaian ini." pungkasnya.  

Hal senada dikemukakan pula oleh Wakil Dekan 1 FDK UIN SGD Bandung Bidang Akademik, Dr. H  Enjang AS, M.Ag.,M.Si. Berdasarkan hasil evaluasi dan monitoring selama kurun waktu satu semester ganjil ini, ada beberapa temuan yang menjadikan khasanah pengayaan kegiatan belajar mengajar di FDK. Diantaranya terkait pengguna program E-Knows yang masih rendah, baru mencapai 37%. Padahal E-Knows merupakan aplikasi KBM resmi yang dianjurkan untuk digunakan di kampus UIN SGD Bandung ini.



"Diharapkan kedepannya aplikasi E-Knows ini bisa lebih maksimal digunakan oleh para dosen, karena penggunaan aplikasi ini akan terdata dan menjadi acuan tingkat keberhasilan Dosen dalam menyampaikan materi-materi pembelajarannya terhadap mahasiswa. Melalui aplikasi ini Dosen dapat melakukan login, mengunggah materi dan bahan ajar kuliah, serta dapat mengisi presensi perkuliahan secara sistematis. Jadi, kepada seluruh Dosen di FDK, silahkan maksimalkan E-Knows dengan segala kekurangan dan kelebihannya,untuk suksesnya KBM di Kampus tercinta ini." tegas Enjang dengan nada serius. 

Terkait bahan ajar, lanjut Enjang, dimasa Pandemi Covid-19 ini, kegiatan belajar online dengan tatap muka langsung pastinya berbeda. KBM daring menuntut Dosen untuklebih kreatif dan disiplin dalam hal mempersiapkan materi perkuliahan. Harus mempersiapkan segalanya dari awal,mulai dari modul, materi, tugas, dan konsep evaluasi,semuanya harus sudah disiapkan diawal. Berbeda dengan KBM luring/offline, Dosen bisa sedikit berimprovisasi di dalam kelas. Strategi perkuliahan harus benar-benar dikuasai agar mahasiswa antusias dan respek terhadap Dosen. 


Rapat Dosen yang dipandu oleh Wadek II FDK, Prof. Dr. H Dindin Solahudin, MA tersebut diikuti oleh hampir seluruh Dosen dan Pejabat FDK. Hal ini nampak dari banyaknya peserta yang mengikuti rapat secara daring di layar monitor. Hadir pula Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FDK, Dr. H Dadan Suherdiana, M.Ag serta beberapa Pejabat Tata Usaha/ Bidang Administrasi lainnya. Acara berjalan dengan sukses dan penuh semangat kekeluargaan (RM)

  

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update