-->

Notification

×

Karyawan "Gerah" Keluhkan Upah "Murah" di Proyek Ayam Wijaya Desa Jamali Kec. Mande

Friday, 26 February 2021 | 20:08 WIB Last Updated 2021-02-26T13:31:20Z


Cianjur, journalnews.co.id - Para pekerja di proyek ayam Wijaya Kampung Citespong Desa Jamali Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur keluhkan upah kerja yang begitu minim, para tenaga kerja wanita yang kerjanya dari pukul 07 WIB hingga 04 WIB hanya mendapat upah minim Rp. 25.000/hari.



"Bagi kaum pria pun tidak mengikuti UMR Kabupaten, yang seharus nya Rp 2.699.814 perbulan, kini hanya di bawah Dua juta saja." ujar petugas keamanan. 


"Dengan kerja keras yang di lakukan oleh kaum buruh laki laki dan perempuan di peternakan ayam milik Wijaya hanyalah menyambung hidup saja, walau serba kekurangan serta tidak berkecukupan." ungkap salahseorang karyawan yang tidak ingin disebutkan namanya. 


Dengan keluhan buruh ternak disetiap perusahaan ternak ayam di wilayah Kecamatan Mande, perlu adanya penyuluhan dari Dinas terkait di Kabupaten Cianjur, agar upah yang di berikan pada kaum buruh peternakan tidak semena-mena," pungkasnya. 




"Minimal ada peningkatan, karena dari beberapa ternak ayam yang ada di wilayah Kecamatan Mande untuk upah para pekerja tidak sama, perlu adanya penyuluhan yang benar benar seimbang dengan pekerjaan dan waktu.


Keputusan Gubernur Jawa Barat, terkait upah minimum Kabupaten (UMK) tahun 2021 yang disetujui naik 6,51 persen dari Rp 2,534.789 pada 2020 menjadi Rp 2,699.814.



Upah tenaga kerja minimal harus sesuai setandar tidak seperti apa yang dikeluhkan para pekerja proyek ayam di Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur.


Pihak manajer perusahaan blm bisa di mintai keterangan karena tidak ada di perusahaan, namun team jurnal masih terus akan koordinasi degan pengelola ternak ayam tersebut.(Rafli Hidayat)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update