-->

Notification

×

Ibu Guru Bahasa Indonesia Pecahkan Rekor Muri Hingga ASEAN

Sunday, 21 March 2021 | 06:02 WIB Last Updated 2021-03-21T01:42:22Z


Padang, Juornalnews.co.id – Di masa pandemi ini tidak menyurutkan hati para guru Bahasa Indonesia di Sumatera Barat untuk mendedikasikan kemampuannya. Guru Bahasa Indonesia tidak hanya dituntut untuk dapat mendidik karakter, memahami mata pelajaran dan aktif dalam mengajar saja, namun, Guru Bahasa Indonesia juga harus bisa menampilkan bakat dalam kesusastraan seperti, berpuisi, drama, pantun dan main peran.


Hj, Yurnelis M. Pd, Guru Bahasa Indonesia di SMPN 12 Padang sekaligus Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Provinsi Sumatera Barat berhasil membawa 126 guru-guru dari banyak sekolah di Sumatera Barat turut serta dalam ajang kepenulisan pantun nasehat yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Rumah Seni Asnur (PERRUAS) di Jakarta 10-11 Maret 2021.


“Dari 126 guru dan dosen yang masuk dalam kategori kepenulisan pantun hanya 4 guru yang terpilih menghadiri peluncuran buku di Jakarta,” jelas Ibu Yurnelis kepada media.


Peluncuran buku yang berjudul “Kumpulan Pantun 1000 Guru ASEAN” tersebut bertempat di Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta, pada hari selasa (9/3/2021) sampai Kamis (11/3/2021).


“Di acara itu diwajibkan memakai baju atau batik khas dari daerah masing-masing. Lalu kami berempat memutuskan untuk pakai atasan Kebaya warna merah dengan bawahan Batik Tanah Liek," tambahnya.


Pada acara itu Sumatera Barat berhasil membawa tiga medali sekaligus. Medali pertama adalah apresiasi atas Anugerah Penggiat Pantun 1000 Guru ASEAN yang diserahkan langsung kepada Ibu Yurnelis selaku penggiat menulis pantun guru-guru di Sumatera Barat. Medali kedua merupakan medali keikutsertaan sebagai Peserta Menulis Pantun 1254 orang se-Asean dan Anugerah Pelatih Pendamping.


Dari empat Negara yang berpastisipasi yaitu Indonesia, Brunai Darrussalam, Malaysia dan Singapura, Sumatera Barat termasuk kedalam 10 besar peringkat ke-4 dan peserta terbanyak se-Asean dengan 126 guru dari berbagai sekolah juga dari berbagai jurusan mata pelajaran.


“Panggung yang disediakan sangat besar dan acara yang diselenggarakan sangat spektakuler dan ditambah dengan semua nominasi yang disediakan masuk ke dalam Rekor Muri Indonesia. Dengan adanya ini, semoga anak-anak kita dapat ikut berperan dan semakin banyak generasi yang mencintai karya sastra, baik modern ataupun sastra klasik,”


Piagam penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (Muri) Indonesia diserahkan lansung kepada Ibu Yurnelis di dampingi oleh Asrizal Nur selaku pendiri PERRUAS. (Red)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update