-->

Notification

×

OZM Mantan Kadisdik Kab.Cianjur Diduga Lakukan Penipuan, Forum Diskusi HIMAT Sangat Menyesalkan

Saturday, 6 March 2021 | 20:10 WIB Last Updated 2021-03-06T13:16:44Z


Gambar: Sumber google

OZM Mantan Kadisdik Kab.Cianjur Diduga Lakukan Penipuan, Forum Diskusi HIMAT Sangat Menyesalkan


CIANJUR//JournalNews.co.id: Maraknya pemberitaan media masa online maupun cetak terkait indikasi penipuan yang dilakukan oleh OZM yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Cianjur sekaligus mantan kandidat Calon Bupati di Pilkada Cianjur 2020 lalu mengundang keprihatinan banyak kalangan. Hal ini dikemukakan pada saat diskusi reguler Ikatan Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Tjiandjur (IKA-HIMAT) pada Jum'at (05/03) di sekitaran Rawa Bango Bojong. 


"Kalaupun berita yang beredar tersebut benar, OZM melakukan pernipuan terkait dengan proses jual beli tanah, ini hal yang sangat memalukan sekaligus memprihatinkan. Pasalnya OZM itu kan mantan Kepala Dinas Pendidikan, Bapaknya para pendidik di Kab. Cianjur. Seharusnya ia mampu memberikan keteladanan kepada para guru yang sempat menjadi binaannya, terlebih kami para pemuda dan mahasiswa yang tergabung di organisasi HIMAT." ungkap Jajang Fauzi yang juga merupakan mantan Ketua HIMAT Bandung Raya periode 2014-2015 menyesalkan.


Hal ini seperti yang dilansir oleh media online detik.com bahwa Calon Bupati Cianjur di Pilkada 2020 Oting Zainal Mutaqin dilaporkan ke polisi terkait dugaan penipuan penjualan tanah. Akibat perbuatannya tersebut korban mengalami kerugian mencapai Rp 1,5 miliar.


Kuasa hukum korban, Ace Handiman menjelaskan pelaporan tersebut berawal ketika kliennya berinisial S, melakukan transaksi jual beli tanah dengan Oting. Menurutnya Oting yang mencalonkan bupati pada Pilbup 2020 lalu itu sudah sepakat menjual empat bidang tanah kepada kliennya dengan nilai Rp 1,5 miliar.


"Transaksi dilakukan pada November 2020 lalu. Nilainya Rp 1,5 miliar. Dibayar dua kali, yang pertama Rp 500 juta dan yang kedua Rp 1 miliar," ungkapnya, Rabu (3/3/2021).

Namun setelah nilai yang disepakati lunas dibayar, pihaknya mendapatkan informasi jika Oting tidak memperbolehkan sertifikat tanah dibaliknamakan. Padahal pihak Oting sudah menandatangani akta jual beli (AJB). Ini yang membuat Ace bingung, sekaligus membuat kliennya kesal. Sudah disepakati dan dibayar, tapi secara sepihak membatalkan serta tidak boleh dibalinamakan, tutur Ace. 



Selain pemberitaan OZM, Jajang dan ForumDiskusi HIMAT menambahkan jika ia dan beberapa rekan mahasiswa lainnya sering berdiskusi tentang kondisi Cianjur dan perilaku para pejabatnya yang kerap mengabaikan aturan serta acuh dengan aspirasi rakyatnya. Banyak hal ia contohkan seperti janji pembukaan kembali Jalan Siti Jenab dan pencabutan Perbup Retribusi Parkir yang pernah dijanjikan oleh Herman Suherman yang kini jadi Bupati Cianjur terpilih, dan Herman tidak menepatinya.


"Kami sangat prihatin melihat kondisi Kab. Cianjur saat ini, para pejabatnya lebih mementingkan dirinya sendiri dan sering tidak jujur kepada rakyatnya. Kami kehilangan figur yang bisa kami tauladani di Tatar Santri ini, dan ternyata kejujuran di Cianjur ini sangat mahal." tutur Jajang dengan raut bersedih. 


Hal senada dikemukakan juga oleh Muhammad Usman yang juga mantan pengurut HIMAT beberapa tahun lalu. Usman yang juga Ketua Gema Mathlaul Anwar Kab.Cianjur menyatakan bahwa hanya dengan kejujuranlah apapun amanah yang diberikan oleh rakyat akan membuahkan keberkahan,sebaliknya jika tidak jujur dalam mengelola aset pemkab dan amanah yang diberikan oleh negara, semuanya akan hancur. 


"Ketidakjujuran itu biasanya berkelindan dengan ketamakan terhadapjabatan dan kekuasaan, yang pada akhirnya akan mencelkakan terhadap dirinya sendiri. Karenanya bagi mereka yang sedang mendapatkan ujian jabatan dan kekuasaan di Kab. Cianjur haruslah memegang teguh kejujuran dan keikhlasan dalam memperjuangkan nasib rakyatnya, bukan malah mendzalimi rakyat. IPM Cianjur terendah di Jawa Barat,itu bisa masuk kategori zalim terhadap rakyat." tutur Usman turut memprihatinkan apa yang terjadi di Cianjur ini. (Uzie)      

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update