-->

Notification

×

POHON KELAPA DI PUSAT KOTA SI PENGANCAM NYAWA WARGA

Thursday, 11 March 2021 | 10:55 WIB Last Updated 2021-03-11T10:43:19Z


POHON KELAPA DI PUSAT KOTA SI PENGANCAM NYAWA WARGA


CIANJUR, journalnews.co.id: Deretan pohon kelapa disepanjang jalan protokol Dr Muwardi Bypass Cianjur Kota, beberapa diantaranya kini sudah berbuah. Biasanya orang akan senang dan berbahagia manakala tanaman dan pepohonan sudah nampak berbuah dan siap petik, namun tidak dengan kehadiran deretan pohon kelapa di pusat kota Cianjur kini. Pasalnya, pohon kelapa tersebut berada tepat ditengah jalan protokol yang menghubungkan pertigaan Jalan Mangunsarkoro sebelah Timur dengan Bundaran Tugu Lampu Gentur arah Sukabumi dan Cipanas ke arah selatan, bisa saja memakan korban jika buah kelapa tersebut jatuh ke badan jalan. Hal ini seperti yang dikemukakan Encep (37) pada Jurnalis JN Kamis (11/03). 


"Saya tak dapat membayangkan bagaimana jadinya jika buah kelapa muda (cengkir) ini jatuh ke jalan, menggelinding kesana kemari dan tergilas oleh kendaraan, terlebih motor roda dua, ini sangat membahayakan, bisa ada korban jiwa jika tidak diantisipasi. Tolonglah kepada pihak terkait tertibkan." tutur Encep yang juga tengah berkendara roda dua yang sempat terhenti untuk beristirahat sejenak menuju Warungkondang. 




Encep menambahkan harusnya Pemda Cianjur memberikan alat pengamanan untuk buah kelapa tersebut, apakah berbentuk jaring atau apapun yang dianggap mampu menahan jatuhnya buah kelapa ke badan jalan. 


"Jangan menunggu dulu ada korban jiwa lantas semua bergerak sok peduli. mulailah dari sekarang berikan jaring atau apapun itu yang bisa mengamankan keberadaan pohon dan buahnya agar tidak berakibat patal bagi para pengendara yang melintasi jalan ini. Pastinya kan ada alokasi anggaran untuk pemeliharaan deretan pohon kelapa ini." tambah Encep dengan nada menyesalkan.   


Seperti yang kita ketahui, bahwa penanaman pohon kelapa kuning di pusat kota Cianjur ini dilakukan pada saat Bupari Jago Irvan Rivano Muchtar dan Wakil Bupatinya Herman Suherman terpilih sebagai Kepala Daerah dan Wakilnya. Meskipun pada saat itu banyak komponen masyarakat yang menyayangkan kehadiran pohon kelapa di pusat kota, dengan berbagtai alasan dikemukakan namun IRM dan HS tak bergeming tetap melaksanakan penanaman pohon kelapa tersebut. (Uzie)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update