-->

Notification

×

Pupuk Kandang Organik 'KOHE' Sudah Mulai Eksis di Kalangan Para Petani

Wednesday, 17 March 2021 | 13:32 WIB Last Updated 2021-03-17T06:32:57Z


CIANJUR, journalnews.co.id - Salah satu bukti dan bisa mencoba atas ke uletan dan kreatifitas di sertai memiliki suatu keyakinan bahwa hidup adalah sangat butuh dengan perjuangan dan juga pengorbanan, Suyono (39) seorang pria asal tegal yang kini tinggal di kampung Pasir Rawa Desa Sukamulya Mecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur, hampir setiap hari berada di lokasi tempat pengolahan pupuk organik Kotoran Hewan (KOHE) atau di tempat beliau di mana memdapatkan suatu penghasilan guna menghidupi keluarga dan juga untuk kehidupan di masa depan.




Menurut Suyoni saat di wawancara media journalnews, pada Rabu (17/03) Ia menjelaskan "Dari awal tanam atau percobaan untuk bertani Saya memang mengalami ke gagalan atau tidak mendapatkan untung yang ada malah rugi, bagi Saya itu suatu awal untuk menuju keberhasilan dalam situasi percobaan untuk hidup di bidang pertanian" ujarnya.



"Saat pertanian di musim kedua, mulailah penanaman padi dengan teknik memakai pupuk yang berbeda, kalau dulu pupuk orea bercampur kohe ternyata gagal tidak membuahkan hasil, kalau penanaman padi sekarang tanpa pupuk orea alias murni memakai pupuk organik dari kotoran hewan atau KOHE yang alhamdulillah membuahkan hasil dan sangat memuaskan" tuturnya.

Darya (45) salah satu pekerja pengolah pupuk organik dari kotoran hewan ( KOHE ) menambahkan "Memang betul awal pertanian percobaan pertama Suyono menanam padi itu mengalami ke gagalan atau tidak membuahkan hasil,namung setelah musim pertanian ke dua Suyono  bikin "WOW" untuk semua para petani yang ada di wilayahnya. Setelah adanya keberhasilan tentang mangfaat pupuk organik dari kotoran hewan atau ( KOHE ) Suyono dan para pekerja nya kebanjiran atau kewalahan dengan pesanan dan Suyono jual untuk wilayah sekitar kabupaten cianjur hanya 10.000/kilonya dan untuk wilayah luar kota di jual dengan harga minimal Rp. 15.000/kilo karena kalau keluar kota ada biaya tambahan buat transport atau ongkos kirim" Pungkasnya diakhir penjelasan. (H.Asep MR)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update