-->

Notification

×

Diduga Kepala Desa Suruh Warga Aniaya Awak Media

Tuesday, 13 April 2021 | 14:02 WIB Last Updated 2021-04-13T07:14:19Z


Pesawaran, journalnews.co.id - Kembali terjadi penganiayaan terhadap wartawan. Kali ini dugaan penganiayaan tersebut dilakukan oleh oknum warga Desa Bunut Kecamatan Way Ratai yang diduga disuruh oleh Kepala Desa Bunut, pada Senin (12/04/2021), dan korbannya seorang wartawan media cetak dan online.

Kejadian berawal saat wartawan (Paisal) bersama rekan datang ke kantor desa tetapi kepala desa tidak ada, dan akhirnya awak media ke rumah Arifin selaku Kepala Desa Bunut untuk menanyakan perihal pemberhentian berlangganan koran.

“Saat itu saya hanya ingin menanyakan perihal langganan koran. Tetapi kades Arifin justru marah dan berteriak dengan nada tinggi”, ungkap Paisal.

“Saya hanya meluruskan”, ungkap paisal.

“Kamu mau Menang sendiri”, Teriak kades sambil berdiri.

“Kamu gak punya etika loh, kami kepala desa sudah 2 periode”, tutur istri kades.

“Telpon Mabes ya, telpon Mabes ya”, ungkap seseorang sembari menunjuk ke arah wartawan (diduga pelaku yang memukul).

“Kamera saya sempat dipukul oleh istri kades Karena sedang mengambil gambar saat kejadian” jelas Wartawati yang sedang melakukan kegiatan peliputan.


“Tiba-tiba Arifin marah berteriak dengan nada tinggi. Serta menyuruh warga yang sedang berada dirumahnya untuk memanggil orang yang diduga memukul saya. Dan beberapa orang warga yang dekat dengan rumah Kades Arifin disuruh datang oleh kades”, jelas paisal.

“Dan Kades Arifin menyuruh warga yang ada dirumahnya untuk memanggil orang yang memukul (diduga pelaku). Dan terjadilah pemukulan terhadap saya”, tambah Paisal.

Setelah pelaku dan beberapa warga tiba di depan teras rumah Kades Arifin, tiba-tiba pelaku yang belum diketahui identitasnya diduga langsung menampar Wartawan (Paisal) dari belakang beberapa kali ke arah pipi sebelah kiri.

Diduga penganiyaan tersebut atas perintah kades Arifin. Dugaan ini diperkuat saat terjadinya penganiayan terhadap seorang wartawan Kades Arifin berada di tempat kejadian dan membiarkan pelaku menganiaya wartawan tersebut.

Dalam hal ini Kades Arifin harus bertanggungjawab atas terjadinya dugaan penganiayaan terhadap awak media. Pasalnya kejadian berlangsung di rumah kades Arifin dan diduga kuat penganiayaan terhadap awak media atas perintahnya.

“Saya sudah visum dan saya sudah laporkan hal ini ke Polres Pesawaran. Saya harap pelaku dapat ditangkap dan segara diproses sesuai hukum yang berlaku" harapnya. (F)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update