-->

Notification

×

FDK UIN SGD Bandung Gelar Workshop Peningkatan Mutu Perkuliahan Daring

Monday, 26 April 2021 | 14:29 WIB Last Updated 2021-04-26T08:21:31Z


Gambar: Para peserta Workshop tengah fokus menyimak paparan sambutan Rektor UIN SGD Bandung dan Dekan FDK UIN SGD  Bandung.

JATINANGOR, journalnews.co.id: Fakultas Dakwah dan Komunikasi  UIN Sunan Gunung Djati Bandung (FDK-UIN SGD) gelar kegiatan Workshop Peningkatan Mutu Perkuliahan Daring dengan fokus pembahasan mengenai Pengembangan Materi dan Media Perkuliahan Daring. Acara ini dilaksanakan selama dua hari, 26-27 April 2021 di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor Sumedang. Satu hari pertama tatap muka, dan satu hari kemudian dilaksanakan secara online. 


Gambar: Dekan FDK UIN Bandung, Dr. H. Ahmad Sarbini, M.Ag memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada para peserta Workshop.

Dekan FDK UIN Bandung, Dr. H. Ahmad Sarbini, M.Ag dalam rangkaian sambutannya menegaskan bahwa perlu adanya evaluasi internal untuk melihat dan mengupgrade kembali spirit motivasi ataupun semangat dan mentalitas sebagai Dosen. hal ini dibutuhkan agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal terhadap mahasiswa. 


"Perlu adanya evaluasi ke dalam untuk melihat dan mengupgrade kembali spirit motivasi ataupun semangat dan mentalitas sebagai Dosen. hal ini dibutuhkan agar dapat memberikan pelayanan yang maksimal terhadap mahasiswa. Kita bisa masuk ke kancah-kancah persaingan dengan gemilang jika proses perkuliahan itu dilakukan secara maksimal. Besar harapan bapak dan ibu bisa lebih aktif dan dapat mengikuti workshop ini hingga tuntas" jelas Dekan FDK dengan nada tegas.  


Gambar: Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si memberikan sambutannya dengan sangat lengkap dan jelas. 

Acara Workshop sendiri dibuka langsung oleh Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si. Dalam sambutannya ia menyatakan bahwa saat ini UIN Bandung ada diposisi ke-2 dari sekian banyak Perguruan Tinggi di Indonesia. Sebagai Perguruan Tinggi terbaik setelah Universitas Indonesia (UI) dari sepuluh Perguruan Tinggi, dan berada diurutan ke-689 kampus terbaik skala dunia, berdasarkan informasi yang dirilis di Jerman beberapa waktu lalu.  


"Alhamdulillah ini capaian yang cukup baik dan jika kita ingin menyusul UI ataupun kampus lainnya yang dipandang hebat, kita harus all out. Kalau teman-teman survive dan tidak berhenti untuk beraktivitas termasuk juga karya ilmiahnya dan penelitiannya terus diperkuat, yang kemudian dipublikasikan melalui Jurnal-jurnal ilmiah, banyak jalan menuju Roma yang bisa kita lakukan." demikian tutur Rektor UIN SGD menjelaskan. 

Gambar: KH. Zaenal Mutaqien, M.Ag, Dosen Tetap FDK UIN Bandung. Berpartisipasi aktif dalam kegiatan Workshop.

Iapun menambahkan untuk bisa meningkatkan nilai unggul akreditasi dan kompetensi pendidik dan tendik, diperlukan ikhtiar tambahan untuk memperolehnya. Satu diantaranya dengan melanjutkan jenjang pendidikan. "Saya tidak berharap ke depannya ada Dosen ataupun Tendik di UIN Bandung, yang kuliah di UIN Bandung juga, lantas di DO karena sudah melampaui limit waktu perkuliahan. Ini harus dibenahi tentunya oleh semua. Ini Catatan yang harus perhatikan oleh semua pihak." tambahnya.



Hadir pula dalam kegiatan Workshop ini para pakar pendidikan yang turut menyumbangkan buah pemikirannya, diantaranya Prof. Deni Darmawan, M.Si yang menyampaikan materi pengembangan materi dan media perkuliahan daring; membuat dan menyajikan, Dr.Hj. Aan Hasanah, M.ed dengan topik materi model pengembangan materi dan tekhnik evaluasi perkuliahan; evaluasi dan solusi, dilanjutkan dengan sharing and Group Discussion. 




Demi sukses dan lancarnya kegiatan tersebut, semua aktivitas dalam acara ini, panitia menegaskan untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan Covid-19, melalui Gerakan 3 M. (RM)



No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update