-->

Notification

×

KH. Yayan Hasuna Hudaya Sosok Kharismatik, Tepis Fitnah dengan Senyuman dan Kesabaran di Muktamar MA ke-20 Bogor

Friday, 2 April 2021 | 05:38 WIB Last Updated 2021-04-01T23:29:38Z



KH. Yayan Hasuna Hudaya Sosok Kharismatik, Tepis Fitnah dengan Senyuman dan Kesabaran di Muktamar MA ke XX Bogor.


BOGOR/ journalnews.co.id: KH.Yayan Hasuna Hudaya yang juga merupakan Ketua Pengurus Wilayah (PW) Mathla'ul Anwar Jawa Barat (MA Jabar) berpeluang besar untuk dicalonkan menjadi Ketua Umum Pengurus Besar (PB) MA pada perhelatan Muktamar ke XX di Cipayung Megamendung Bogor. Karakter dan perbawaannya yang lemah lembut serta ketenangan jiwanya dalam menghadapi ragam permasalahan organisasi telah sangat teruji. 

Hal ini seperti halnya ketika isu miring menerpa pengurus PW MA Jabar terkait dengan keberadaan satu unit kendaraan operasional PW MA Jabar berjenis Kijang Innova yang merupakan hibah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Tak tanggung-tanggung isu yang mencuat ini lebih menjurus kepada fitnah dan menyerang personal KH. Yayan Hasuna Hudaya, dengan tuduhan menggelapkan kendaraan operasional tersebut, seperti yang banyak disebarkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab di sosmed instagram dan facebook. Namun KH. Yayan Hasuna Hudaya hanya menjawabnya dengan senyuman. 



Foto: KH. Yayan Hasuna Hudaya berserta  Kader Muda MA Jawa Barat berfoto bersama Kendaraan Operasional dengan kondisi kendaraan yang sangat terawat dengan baik. 


"Dalam kondisi seperti ini, yang harus kita lakukan adalah tetap berfikir jernih dan bersikap tenang. Bersabar dengan fitnah adalah sebagaian dari nilai keimanan kita. Tak perlu reaktif dengan isu-isu seperti ini, apalagi di moment politik Muktamar MA sekarang, banyak pihak ingin mendapatkan kekuasaan dan jabatan dengan menjatuhkan lawan politiknya dengan fitnah dan menghalalkan segala cara, ini yang harus kita hindari. Tidak ada fitnah dan kejahatan yang sempurna, lambat ataupun cepat ia akan berlalu. Kita serahkan semuanya kepada Allah SWT dan tetap memohon perlindungan kepadaNya atas segala kekejian fitnah manusia." jelas KH. Yayan Hasuna Hudaya dengan raut muka tenang dan syarat kharisma ini menjelaskan.     

Iapun menjelaskan, bahwa kendaraan operasional yang dituduhkan digelapkan tersebut saat ini kondisinya masih utuh dan terawat dengan baik. KH Taftazani selaku Bendahara Umum PW MA Jabar yang selama ini diberikan amanah untuk merawat kendaraan tersebutpun heran atas isu ataupun fitnah penggelapan mobil ini. 

"Alhamdulillah mobil operasional PW MA ada dalam kondisi prima dan terawat dengan baik, saya yang merawatnya selama ini. Sangat disayangkan atas adanya fitnah yang sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak yang menginginkan jabatan ketua PB MA di Muktamar Bogor dengan menyebar fitnah dan menghalalakan segala cara. Tidak boleh seperti itu, kita ormas keagamaan harus menjunjung tinggi silaturahim dan ukhuwah diantara kita,ini yang paling penting dari apapun." tutur KH Taftazani menjelaskan sekaligus mengklarifikasi fitnah yang sengaja disebar oleh oknum tertentu. 

Foto: Salahsatu bukti fitnah di Medsos yang disebar untuk menjegal KH. Yayan Hasuna Hudaya sebagai Kandidat kuat Ketua PB MA di Muktamar XX Bogor, April 2021.


Struktur KSB Pengurus PW MA yang bertanggungjawab penuh atas pemeliharaan aset-aset PW MA, diantaranya kendaraan operasional, yakni Ketua KH. Yayan Hasuna Hudaya, Sekretaris KH, Drs. Agus Yasmin, dan Bendahara KH. Taftazani. Hal ini seperti yang dikemukakan oleh Kader Muda PW MA, Dr. H. Heri Saparudin, M.Pd.


Foto: Penuh kekeluargaan para pengurus PW MA Jawa Barat, hadir KSB di Muktamar MA XX Bogor 2021.


"Sebenarnya mudah saja untuk menepis fitnah dan isu miring yang menerpa KH. Yayan Hasuna Hudaya guru kami ini. Konfirmasi saja langsung ke pengurus wilayah MA Jabar, maka semuanya akan terang benderang. Fitnah seperti ini sudah tidak laku dan tidak beradab, apalagi di momentum politik pertarungan Muktamar PB MA Nasional saat sekarang. Semoga para penebar fitnah ini memperoleh hidayah dari Alloh SWT dan dilembutkan hatinya." pungkas Heri Saparudin menjelaskan. (Reporter Muktamar MA Bogor: Irfan Hakim)       

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update