-->

Notification

×

Komunitas Solidaritas Pedagang Keliling Resmi dideklarasikan di Kab. Tasikmalaya

Sunday, 4 April 2021 | 10:05 WIB Last Updated 2021-04-04T03:14:24Z


Tasikmalaya/ journalnews.co.id: Komunitas Solidaritas Pedagang Keliling Resmi dideklarasikan di Kab. Tasikmalaya


Kab. Tasikmalaya.- Puluhan pedagang keliling di kabupaten Tasikmalaya yang biasa menjajakan barang jualannya ke beberapa tempat, tetapi pada sabtu pagi ini (3/4) justeru terlihat pemandangan berbeda.


Para pedagang keliling itu secara sengaja malah berbondong datang ke aula pertemuan RM. Hj. Atun, jl. Cisinga, kab. Tasikmalaya demi menghadiri deklarasi dan peresmian komunitas yang cukup lama mereka persiapkan.


Komunitas yang dimaksud adalah Solidaritas Pedagang Keliling (SATAPAK) yang akan dideklarasikan oleh Ketua SATAPAK dengan disaksikan founder Rumah Aktivis Institute, serta diresmikan secara formil oleh Ketua DPRD Kab. Tasikmalaya.




Selaku ketua, Indra Widia Pajri mengungkapkan bahwa spirit SATAPAK adalah pemberdayaan dan pengembangan kualitas dan kuantitas pedagang keliling agar lebih mulia, kompak, serta berdaya.


Sementara bagi Andri Nurkamal, founder Rumah Aktivis Institute, pihaknya menyambut baik kelahiran semangat baru di wilayah transformasi sosial yang ril di sektor perdagangan mikro.


"Pedagang di kita harus jujur, harus baik, harus profesional. Untuk itu, Harus (juga) diperlakukan secara jujur, diperhatikan secara baik dan dibantu secara total profesional. Apa yang secara jujur perlu diperhatikan demi kemajuan pedagang, tentu sangat baik kami melibatkan diri di dalam perjuangannya secara total dan profesional." Ungkap Andri.


Lebih lanjut, Asep Sopiyudin Al-ayyubi sebagai ketua DPRD kabupaten Tasikmalaya menyampaikan rasa bangga dan simpati. Ia mengutarakan kesiapannya untuk membersamai berbagai proses pengembangan nasib pedagang yang tergabung di SATAPAK.


"Selain anggota SATAPAK harus menjadi inspirasi recovery ekonomi di tengah ujian Covid, ke depan, SATAPAK perlu memiliki koperasi mandiri yang dikelola oleh pengurus demi kemajuan anggotanya. Tidak hanya mengawal, bahkan saya siap jika pun diperlukan sebagai pembina, sekali lagi, saya sangat siap. Sebab ini murni perjuangan kemanusiaan yang perlu banyak orang terlibat." Jelasnya.


Selain kehadiran para kordinator SATAPAK, hadir juga unsur Aktivis mahasiswa dan santri, serta tokoh nomor wahid di Legislatif kab. Tasikmalaya.


Setelah rentetan agenda penyerta, acara yang bertepatan dengan tanggal perubahan RIS ke NKRI tersebut dipungkas dengan sharing sesama pedagang setelahnya penandatanganan pelakat sejarah oleh ketua SATAPAK, Founder Rumah Aktivis, dan Ketua DPRD kab. Tasikmalaya. (Andris)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update