-->

Notification

×

LBH MASKAR Indonesia Siaga Advokasi Warga Talunasman-Talunjaya

Thursday, 8 April 2021 | 07:26 WIB Last Updated 2021-04-08T00:26:56Z

Foto: Ketua Umum LBH Maskar Indonesia, Pengacara H.Nanang Komarudin.SH,.MH.

 

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Maskar Indonesia Siap Bantu Warga Talunasman - Talunjaya.


Karawang, journalnews.co.id: Menanggapi persoalan yang  menimpa wargan talunasman RT 003/001 Desa Talunjaya, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, terkait permasalahan saluran air got yang sudah puluhan tahun dipakai warga sebagai saluran pembuang air limbah rumahntangga yang saat ini ditutup oleh salah satu warga setempat dan diklaim menggunakan tanah pribadi menuai tandatanya.


Pasalnya, keberadaan saluran air got tersebut dibuat oleh pemerintah desa terdahulu, dan sudah berjalan sekitar  20 tahunan. Ironis kenapa baru sekarang dipermasalahkan.


Yang jadi pertanyaan, apakah kejadian tersebut buntut dari pemilihan kepala Desa Talunjaya yang sudah dilaksanakan belum lama ini atau ada motif lain. 


Menanggapi hal itu Ketua Umum LBH Maskar Indonesia, Pengacara H.Nanang Komarudin.SH,.MH, mengatakan, sebagaia mahluk sosial dan hidup disebuah negara yang menjadikan hukum sebagai panglima, segala sesuatunya sudah diatur dalam hukum.


"Apa yg dilakukan oleh orang terhadap tetangga, ada hak dan kewajiban, serta etika hidup bertetangga dalam menggunakan atau memanfaatkan fasilitas umum yang ada, itu semu sudah diatur dalam KUH Pidana dan KUH Perdata," ungkap H.Nanang, Rabu (7/4/2021).


Dikatakan H.Nanang,  Pasal 593 KUH Pidana secara tegas memberikan ancaman kurungan bagi siapapun yang membuat gaduh atau riuh, sehingga ketenteraman di sekitar menjadi terganggu. Tidak hanya itu, ada pula Pasal 671 KUH Perdata yang berbunyi:


“Jalan setapak, lorong atau jalan besar milik bersama dan beberapa tetangga digunakan untuk jalan keluar bersama, tidak boleh dipindahkan, dirusak, atau dipakai untuk keperluan lain dari tujuan yang telah ditetapkan kecuali atas izin semua yang berkepentingan.” katanya.


Hal seprti ini yang kadang sulit dihindari, diawali dari permasalah Pilkades, atau anggap saja permasalahan pribadi kenapa bisa melebar kemana-mana. Kalaupun tindakan tersebut ada unsur pidananya dapat di laporkan ke pihak kepolisian, agar masalah tidak memancing kemarahan masyarakat sekitar.


"Saya memberikan saran dan pendapat, tempuh dulu jalan musyawarah atau mediasi, libatkan Pemdes setempat. Kalau memang upaya itu buntu, kami jajaran Lembaga Bantuan Hukum Maskar Indonesia siap membantu masyarakat Talunjaya menyelesaikan masalah itu secara hukum baik Pidana dan Perdata," ucap H.Nanang. (one)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update