-->

Notification

×

Lima Dugaan Kasus Korupsi Yang Masuk Tahap Penyelidikan Tipikor

Tuesday, 20 April 2021 | 13:02 WIB Last Updated 2021-04-20T06:02:46Z



BOLMONG, journalnews.co.id - Lagi lagi Kepolisian Polres Bolaang Mongondow (Polres Bolmong ) terus mendalami lima dugaan kasus korupsi berupa pemotongan BLT dan penyalagunaan Alokasi Dana Desa (ADD) yang saat ini masuk tahap penyelidikan.


Kapolres Bolmong, AKBP Nova Irone Surentu SH MH, melalui Kasat Reskrim AKP Ali Taher, dikutip pada pemberitaan dirinya membenarkan adanya penyelidikan lima kasus tersebut.


Kata Ali Taher, penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Polres Bolmong, saat ini sedang melakukan penyelidikan lima kasus korupsi.


“ Ada lima dugaan kasus korupsi yang lagi di dalami Tipikor. Diantaranya, Alokasi dana desa dan pemotongan Bantuan Langsung Tunai ( BLT )” dan Jika terbukti, maka akan dilakukan  proses hukum sesuai ketentuan yang ada,” kata Kasat Reskrim, Senin (19/04/2021).


Berikut Lima Kasus Dugaan Korupsi Yang masuk dalam proses penyelidikan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor ) Polres Bolmong:


*Pemotongan dana BLT Desa Bangomolunow.

*Penyalagunaan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Ambang Satu

*Penyalagunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Bumdes, Desa Ambang Dua

*Penyala Gunaan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Ibolian

*Penyalagunaan Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Buntalo.


Menanggapi hal ini, Ketua Lembaga Pemantau Pemerintah Bolaang Mongondow ( LP2BM ) Ali Imran Aduka Menyampaikan, bahwa langkah polres bolmong dalam menelusuri dugaan kasus korupsi baik itu berkaitan dengan dana bantuan BLT maupun kegiatan dana desa lainnya perlu di suport.


Ali mengatakan, Sudah seharusnya tipikor masuk dan menelusuri atas indikasi ketidakberesan pada proses alokasi dana desa  sekaligus bidik berbagai bantuan yang digelontorkan oleh pemerintah di tengah kondisi pandemi saat ini.


” Selaku lembaga kontrol pemerintah kami optimis tipikor mampu mengungkap atas dugaan korupsi yang terjadi diwilayah hukum polres bolmong.”  ujar Ketua LP2BM. (F4071)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update