-->

Notification

×

Naas, Petani Meninggal Dunia Akibat Tersengat Jebakan Tikus Listrik

Friday, 16 April 2021 | 17:16 WIB Last Updated 2021-04-16T10:51:25Z



Solo, journalnews.co.id - Korban akibat jebakan tikus di wilayah Sragen terus berjatuhan. Terakhir, Kemis, 80, petani asal Dukuhj Karangpelem, Desa Karanganom, Sukodono, Sragen, ditemukan meninggal dunia di area persawahan di desa setempat pada Rabu (14/4/2021) petang.


Keluarga korban sempat curiga Kemis tak pulang ke rumah menjelang buka puasa. Keluarga kemudian mencari ke sawah dan menemukan tubuh korban dalam kondisi tengkurap tidak bernyawa. Korban mengalami luka bakar akibat sengatan listrik.


Hasil identifikasi Tim Inafis Polres Sragen dan Puskesmas Sukodono, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Polisi menyimpulkan penyebab kematian korban murni karena tersengat aliran listrik dari jebakan tikus yang ia buat sendiri. Selanjutkan, korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sebagaimana mestinya.


Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto Ardi, membenarkan adanya korban meninggal dunia akibat jebakan tikus di Dukuh Karangpelem, Desa Karanganom, Sragen. Dia menegaskan pemerintah daerah bersama Polri, TNI, telah mengimbau kalangan petani untuk tidak mengambil tindakan yang membahayakan nyawa mereka sendiri dan orang lain.


Dia mengingatkan pemasangan jebakan tikus beraliran listrik sudah cukup banyak memakan korban. Bila imbauan tidak mempan, polisi bersama TNI akan mengambil sikap tegas yakni menertibkan semua jebakan tikus yang ada di area persawahan.


"Imbauan sudah dilaksanakan. Edukasi terkait cara pemberantasan hama tikus juga sudah diberikan. Demi keselamatan masyarakat, maka sangat mungkin dilakukan penertiban (razia jebakan tikus)." pungkas AKBP Yuswanto Ardi.(F4071)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update