-->

Notification

×

Qusyairi Sumbermanggis Ketua Jaringan Wirausaha Indonesia Mengunjungi Peternakan Adzkia di Sukabumi

Thursday, 15 April 2021 | 22:38 WIB Last Updated 2021-04-15T15:38:54Z



Sukabumi, journalnews.co.id - Bisnis di sektor peternakan masih dianggap menguntungkan, khususnya ternak kambing.Hal ini diungkap Pemilik Yayasan  Adzkia Priyo, juga salah seorang peternak kambing, domba dan sapi di Desa Sukaresmi kecamatan Cisaat Kabupten sukabumi.


“Di lahan yang di milikinya, untuk bisnis ternak memiliki, 3000 Domba, kambing dan sapi dengan di kerjakan 5 Orang karyawan, Kamis (15/5/2021).


Priyo berharap peternakan di Sukabumi dapat mengembangkan usaha ternaknya secara komprehensif dari budidaya hingga pengolahan dan pemasaran . Hal ini sekaligus sebagai upaya dalam menghasilkan produk yang mempunyai nilai tambah sehingga berdampak terhadap peningkatan pendapatan di wilayah kabupaten Sukabumi,"Tuturnya.


"Ia mengatakan persoalan pertanian yang di antaranya peternakan adalah persoalan yang perlu dikerjakan secara bersama - sama, “ harus sama - sama kerja dilapangan,  semua harus sinergi untuk kesejahteraan semua”Ucapnya. 


Dalam kunjungannya ke peternakan Adzkia Desa Sukaresmi "Ketua Umum jaringan Wirausaha Indonesia , Qusyairi Sumbermanggis,di dampingi Staf pengurus DPP Syaepah Sumarna, mengatakan persoalan Pertanian yang terdiri tanaman pangan, perkebunan, kehutanan, perikanan dan peternakan adalah persoalan yang perlu dikerjakan secara bersama - sama.


"Pertanian terbukti menjadi sektor yang paling mampu bertahan di tengah pandemi covid 19, dan saya harap kinerja ini mampu memperkuat akselerasi pertanian dari hulu hingga hilir, sejauh ini ketahanan pangan di Sukabumi cukup terjamin baik.

 

 “Salah satu sektor peternakan Adzkia yang mengalami perkembangan yang signifikan  di Desa Sukaresmi Cisaat Sukabumi ini.


Jaringan Wirausaha Indonesia dalam misi Ngaji Strategi Bisnis Sinergi Membangun pertahanian berkelanjutan 5000 Ha se-Kabupaten Sukabumi dan 1000.000 Ha se-Indonesia.


"Yang mana pertahanian merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama, dan merupakan komoditas strategis, baik ditinjau dari segi ekonomi, politik, dan sosial. “Sejarah membuktikan bahwa isu pangan sangat erat kaitannya dengan ketahanan sosial, stabilitas ekonomi, stabilitas politik dan keamanan, atau ketahanan nasional suatu negara “Ujar Ketua Umum JWI (Jaringan Wirausaha Indonesia) Qusyairi Sumbermanggis.(Aryo) 

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update