-->

Notification

×

Salah Sasaran, 5 Oknum Debt Collector Ditangkap Polisi

Tuesday, 13 April 2021 | 02:09 WIB Last Updated 2021-04-12T19:10:49Z
Gambar: Lima oknum debt collector diamankan polisi


Cianjur, journalnews.co.id - Lima orang debt collector ditangkap polisi karena melakukan aksi pengeroyokan dan pembacokan kepada seorang pria di Cianjur. Para penagih utang itu diduga salah sasaran saat hendak menarik kendaraan nasabahnya.

Irvan Budiman (40), korban aksi kekejian para debt collector mengungkapkan insiden pengeroyokan berawal saat istrinya sedang menggunakan sepeda motor di wilayah Kecamatan Haurwangi.
Tiba-tiba beberapa orang pria memepetnya dan meminta istri korban berhenti, dengan alasan motor tersebut belum bayar cicilan. Namun istri korban langsung tancap gas dan mengamankan diri di Mapolsek Ciranjang.

"Di Mapolsek Ciranjang istri saya telepon, menceritakan jika dia dipepet debt collector. Bilangnya karena belum bayar cicilan. Padahal motor saya sudah selesai, STNK dan BPKB juga ada di saya," kata Irvan, Senin (12/4/2021).

Irvan yang khawatir dengan kondisi istrinya berangkat ke lokasi yang diduga menjadi tempat berkumpulnya para debt collector tersebut untuk menjelaskan perihal sepeda motornya.

"Saya niat datang ke sana untuk menjelaskan, karena kemungkinan mereka salah sasaran atau belum update data. Karena sepeda motor saya sudah tidak ada masalah," terang irvan.

Tetapi, lanjut Irvan, setelah berkomunikasi para debt collector tersebut malah tetap menganggap sepeda motor korban bermasalah dan akan ditarik untuk diserahkan ke leasing.
Sempat bersitegang, korban malah dihajar oleh pelaku. Bahkan rekan-rekan pelaku juga berdatangan untuk menghajar korban.

"Setelah kejadian saya lihat di CCTV, total ada sekitar 30 orang yang pukul saya," lanjut irvan.

Tidak hanya dipukuli dengan tangan dan dilempar benda tumpul, korban juga dibacok salah seorang pelaku menggunakan golok. Akibatnya korban mengalami luka lebam di sekujur tubuh dan luka bacok di bagian kepala.

"Di bagian kepala saya menerima luka dengan 14 jahitan. Untuk luka lebam di bagian wajah, dada, dan punggung," tuturnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Anton mengatakan pihaknya sudah menangkap lima orang debt collector yang melakukan pengeroyokan dan pembacokan terhadap korban. Polisi juga masih memburu pelaku lainnya.

"Sudah diamankan lima orang, pelaku lainnya masih dalam pengejaran," jelas AKP Anton.

Menurut Anton, pelaku diduga salah sasaran. Pasalnya korban memang memiliki surat-surat kendaraan secara lengkap. Dia juga menyoroti tindakan para debt collector yang masih melakukan penarikan kendaraan di jalan.

"Diduga salah sasaran. Tapi kami tetap fokus pada perkara pengeroyokan dan pembacokannya. Kami akan tindaklanjuti debt collector tersebut" pungkasnya. (F)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update