-->

Notification

×

Sejumlah Pedagang Pasar Induk Cianjur Khawatirkan Terjadinya Longsor di Tebing Pasar

Saturday, 24 April 2021 | 09:54 WIB Last Updated 2021-04-24T03:45:29Z
Gambar: Tebing yang dikhawatirkan longsor oleh para pedagang


Cianjur,journalnews.co.id - Salah satu tokoh pedang Pasar Induk Cianjur ( PIC ) merasa khawatir terhadap tebing di belakang pasar yang di takutkan longsor.

Beberapa waktu silam, Plt Bupati bersama beberapa jajaran anggota dewan pernah mengecek kondisi tersebut dan menurutnya tebing tersebut harus segera dibongkar.

Namun, karena tanah dari tebing tersebut masih terikat kontrak dengan dengan manajemen makam pembongkaran tebing belum bisa dilakukan terkecuali jika pihak pemda mau menebus waktu kontrak yang tersisa.

"Dulu Plt Bupati bersama Dewan pernah mengontrol ke pasar dan mengatakan ini harus secepatnya di bongkar, tapi yang menjadi kendalanya tanah ini masih di kontrak oleh makam, kecuali pemerintah mau mengembalikan uang sewa tanah tersebut" ujar salah satu tokoh di pasar tersebut saat dikonfirmasi pada (24/04/21).

Selain itu, para pelaku ekonomi pasar yang paling dikhawatirkan terkena imbas langsung dari longsor tebing tersebut (kalau pun itu terjadi) yakni para pedagang ikan, sebab mereka bertempat tepat dibawah tebing tersebut karena dekat dengan mata air guna menjaga kualitas bahan dagangan mereka.
Gambar: Kios para pedagang ikan

Oleh karena itu, mereka berharap pihak pemda dapat menemui pihak manajemen guna mencari solusi terbaik demi keamanan mereka dalam menjalankan roda ekonomi tanpa dibayang-bayangi rasa khawatir takut terjadi sesuatu yang tidak diharapkan.

"Sebelumnya pasar ikan asalnya di dalam bukan di sini. Namun, Karena Plt Bupati sudah merealisasikan tempat dekat tebing" ujar Mamat Forza sebagai tokoh pedagang Pasar Induk Cianjur (PIC).

"Sesuai janji Plt Bupati dulu yang pernah di utarakan kepada pengurus pasar dan masyarakat. Masalah tebing sudah jadi pembahasan. Semoga segera ada tindakan" tambahnya.

Menurut penuturannya lebih lanjut, karena Plt Bupati sudah survey langsung terkait kondisi pasar, maka Ia berencana tidak akan ada pasar lagi di dalam kota seperti Bojong Meron, Cafe tidak akan di perpanjang lagi izinnya. Bahkan hsl ini sudah diperdakan.

"Waktu H. Oting masih menjabat Sekda bahwa Cafe Bomero itu harus segera di pindahkan, karena asalnya juga Cafe  Cianjur bukan untuk pasar" ungkap Mamat Forza.

"Dan sekarang kenapa bisa menjadi pasar tradisional bahkan itu sudah di perdakan termasuk program relokasi Pasar Induk Cianjur ( PIC ), Bomero, Jalan raya, Cafe Cianjur, Sala Eurih dan termasuk Pegadaian izinnya tidak akan di perpanjang lagi" jelasnya.

"Itukan sudah berjalan 5 tahun lebih dari perencanaan sudah mau berjalan 7 tahun dan pihak pedagang mau pindah asalkan pedagang kecil mau di pindahkan juga, makanya pihak pedagang tidak menolak dan jangan sampai ada gejolak ketika pasar di pindakan ke Pasar Induk Cianjur (PIC) karena sudah ada komitmen dengan pihak pemerintah" pungkasnya kepada awak media. (DNS)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update