-->

Notification

×

Spanduk "Unik" Bikin Geger Warga Sukaluyu

Monday, 26 April 2021 | 08:16 WIB Last Updated 2021-04-26T04:34:14Z


Cianjur, journalnews.co.id : Atas terpampangnya atau terpajangnya spanduk bertuliskan larangan untuk membuang sampah, yang lokasinya di sekitaran jalan sukaluyu tepatnya di Kampung antara Pasir Endog dan Kampung Cepak Desa Sukaluyu Kecamatan Sukaluyu, Senin (26/04/21) hampir seluruh  masyarakat, baik di media sosial geger atau viral antara pro dan kontra yang menjadi bahan perbincangan di masyarakat. Bahkan ketika dilihat, sampai ada yang geleng-geleng kepala sambil mengucapkan Astagfirulloh hal azdim juga spanduk tersebut di bawahnya berlogo empat kelembagaan baik logo desa, kesehatan, kepolisian dan hukum.


Tidak seperti biasanya kaya di tempat lain, larangan atau spanduk cukup dengan tulisan wajar saja seperti "Dilarang buang sampah" ini malah lebih dari batas kewajaran yang bikin geger seluruh warga masyarakat sukaluyu khususnya yang mengetahui dan melintas ke jalur jalan tersebut.


Salahsatu warga yang tidak mau disebutkan nama nya mengatakan kepada awak media ini semua keterlaluan; 

"apa pemilik tanah atau bukan yang memasang spanduk ini...? apa tidak punya etika dan keluarga atau keturunan....? menurut kami selaku warga yang patuh dengan aturan hukum pemerintah dan juga aturan agama,kalau memang dia seorang muslim,tidak lah pantas memasang atau menuliskan larangan membuang sampah seperti itu bahkan sangatlah luar dari batas kewajaran.

Padahal menurut hemat kami sangatlah gampang,tinggal panggil warga yang mana yang dekat dengan tanah tersebut,ajak lah kumpul dan bicara baik-baik secara kekeluargaan bahkan yang punya tanah bisa menitipkan tanah tersebut agar tidak ada yang membuang sampah baik warga terdekat ataupun warga jauh luar dari lokasi dan cara lain pun masih banyak di banding dengan tulisan di spanduk seperti ini.Harapan kami selaku warga masyarakat agar spanduk tersebut ,untuk segera dicabut atau di ganti dengan tulisan yang wajar dan dapat di pahami dan di mengerti oleh seluruh warga masyarakat nya." pungkas warga dengan raut muka kesal. (HAM13)


No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update