-->

Notification

×

Bukan Sekedar Menangkap Ikan, Memancing Syarat dengan Makna Filosofis

Sunday, 4 April 2021 | 19:08 WIB Last Updated 2021-04-04T12:55:13Z


Gambar: Sungai Cianjur dikenal sejak dulu sebagai habitat ikan air tawar yang lezat dan gurih. Pancing mania tak pernah melewatkan DAS Cianjur ini sebagai tujuan utama  memancing.

Cianjur, jounalnews.co.id - Edi (30) salah seorang warga Kampung Sentosa RT 02/07,  merupakan sosok pria yang sangat hobi memancing. Hal ini bermula sepuluh tahun yang lalu, saat usianya masih genap 20 tahun.
Gambar: Edi, tengah memancing di Sungai Cianjur

Edi yang aktivitas kesehariannya bekerja di CV Cisarua senantiasi mengisi hari libur kerja dengan kegiatan memancing, hal ini Ia lakukan hanya untuk mengisi waktu senggang dan dalam rangka menghilangkan rasa jenuh semata.

"Kalau hari libur berangkat mancing sambil hiburan dan menghilangkan rasa jenuh di rumah." ujar Edi saatbasyik memancing, Minggu (04/04).

Edi, demikian sapaan skrabnya. Biasa memancing di Sungai Cianjur lokasinya tidak jauh dari rumahnya, akan tetapi apabila ada kesempatan dan waktu luang, Edi beserta rekan-rekannya senantiasa berkunjung ke Purwakarta untuk memancing di Sungai Citarum yang sangat populer dikalangan para pemancing.

Meski tidak dari setiap memancing membuahkan hasil tangkapan ikan besar yang banyak, menurutnya memancing tidak sekedar menangkap Ikan, melainkan ada unsur filosofi tersendiri.

Adapun filosofinya yaitu, 'memancing adalah tentang melempar umpan dan menunggu'. Menunggu jika keberuntungan sedang berpihak pada Edi maka umpan yang telah dikorbankan tidak terbuang sia-sia. Dan jika umpan terbuang percuma maka lakukan kembali semuanya dari awal sampai mendapatkan apa yang diharapkan.

Menurutnya juga, begitupun dengan hidup, tidak ada yang bisa dipastikan dalam proses mencari dan mendapatkan apa yang Ia mau. Akan tetapi selama terus berupaya secara konsisten, maka apa yang diharap tentu bisa didapatkan.

"Tentang apapun itu. Semua usaha membutuhkan umpannya. Setiap pencarian membutuhkan penantiannya. Setiap perjuangan membutuhkan pengorbanan." pungkasnya. (DNS)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update