-->

Notification

×

Tihang Sudah Miring dan Kabel Di Ikat Tali, PLN Cab. Mande Kemana?

Monday, 26 April 2021 | 19:17 WIB Last Updated 2021-04-26T12:17:08Z
Gambar: Tihang penyangga kabel bertegangan tinggi yang sudah miring


Cianjur, journalnews.co.id - Miris sekali kabel bertegangan tinggi yang diduga milik PLN hanya di ikat dengan tali tambang yang sudah berlangsung sekitar 2 Tahun tahun lebih. Ironi ini terjadi di Kampung Simumput RT 05/05 Desa Cinangsi Kecamatan Cikalong Kulon Kabupaten Cianjur.
Gambar: Kabel yang landai di ikat dengan tali tambang oleh masyarakat setempat

Selain hanya diikat dengan tali tambang, rupanya kabel tersebut menyangga pada tihang beton yang sudah miting sekitar 60° dari permukaan tanah. Hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat sekitar, karena sewaktu-waktu ditakutkan tihang terbut runtuh menimpa bangunan rumah masyarakat sekitar serta tali tambang penyangga kabel ikut terputus.

Menurut penjelasan Udin (40) selaku penduduk setempat, tihang beton yang miring ini diakibatkan kabel yang melintas di Jl. Arwinda dikhawatirkan nyangkut ke truck Fuso sehingga tekanan tarikan dari truck itu yang menyebabkan miringnya tiang beton.
Gambar: Udin masyarakat setempat


"Kalo penyebab kemiringannya akibat kabel landai yang terkait ke truck fuso jadi kabel ketarik. Beruntung kabelnya tidak putus" jelasnya kepada awak media pada Senin sore (26/4/21).

Oleh karena beberapa hal tersebut, Udin beserta masyarakat sekitar berharap pihak PLN dapat segera memperbaiki kondisi kabel yang di ikat tali tambang serta memperbaiki tihang kabel yang tengah miring. Ketika mengkonfirmasi mengenai hal tersebut, pihak PLN Cabang mande berdalih, bahwa warga tidak mengizinkan dalam pembuatan tihang baru sebagai penyangga kabel. 

Namun, alasan yang diutarakan oleh pihak PLN Cabang Mande di bantah oleh udin dan RT Rini Diansyah dan masyarakat setempat. Menurut mereka pihak PLN ingin mendirikan tihang tepat didepan warung milik salah warga, hal ini ditolak karena akan mengganggu usaha pemilik warung, hanya saja masyarakat pun menyarankan pihak PLN untuk mendirikan tihang penyangga kabel dilahan kosong milik perhutani tepat di samping warung tersebut agar pembangunan dan keberadaan kabel tidak mengganggu pemilik warung.

"Bisa sebelah warung ada tanah kosong milik perhutani yang bisa di pasang tiang buat kabel yang di ikat tambang" jelas Rini.
Gambar: Rini, Ketua RT setempat yang mengkhawatirkan tihang dan kabel mengancam keselamatan warganya.

"Kondisi ini sangat urgent ada dua poin PLN harus memperbaiki tihang beton yang miring dan pasang tiang untuk kabel yang melintas jalan raya yang hanya di ikat pakai tambang" jelas Udin dan Rini diakhir keterangan. (Ben)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update