-->

Notification

×

Deklarasi GEMPAR, Langkah Awal Alat Kontrol Sosial Wujud Kepedulian Mahasiswa Asal Parungponteng

Sunday, 23 May 2021 | 17:06 WIB Last Updated 2021-05-23T10:06:59Z


Tasikmalaya, journalnews.co.id - Mahasiswa asal Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya mendeklarasikan forum komunikasi mahasiswa yang bernama Gempar (Gerakan Mahasiswa Parungponteng)  di Gedung PGRI Kecamatan Parungponteng, Tasikmalaya (23/5/21).


Abdul Malik Amrullah ketua panitia pelaksana   menjelaskan bahwa deklarasi ini merupakan langkah awal sebuah pengenalan kepada publik,

"Mudah-mudahan dengan di deklarasikan nya Gempar (Gerakan Mahasiswa Parungponteng)  ini menjadi Wadah yang merupakan sebuah kontrol sosial, dalam mensikapi secara bijak untuk memproses permasalahan yang ada di masyarakat." Ungkap panitia

Kegiatan yang diawali dengan sambutan dari beberapa tokoh, ulama, unsur pemuda, dan pihak kecamatan Parungponteng ini,  Langsung dideklarasikan Oleh Mujib Rahman Wahid selaku kordinator Gempar, 
Selain itu, dalam deklarasi tersebut Ormas OKP turut menghadiri acara ini diantaranya, DPK KNPI, Ansor, Banser, MWC NU, Gaza, FKPPI, Patri dan lain sebaginya

Kordinator Gempar Mujib,  mengungkapkan ucapan berterima kasih dan support nya kepada para Tokoh ulama, tokoh masyarakat, dan juga para senior yang sampai sekarang mengawal dan membimbing mahasiswa mahasiswa yang tergabung dalam Gempar ini,
Gambar: Mujib Rahman Wahib Kordinator Gempar.

"Mudah-mudahan Dengan Adanya Gerakan Mahasiswa Parungponteng ini dapat berperan sebagai alat sosial yang berpihak pada kebenaran dan membela masyarakat" tutur Mujib.

Kordinator Gempar juga menjelaskan bahwa kehadiran organisasi ini sebagai sarana komunikasi bagi mahasiswa yang sedang melanjutkan pendidikan baik di daerah Tasikmalaya ataupun diluar Tasikmalaya,

"Dengan adanya gempar ini sebagai bentuk pengejawantahan dari tri darma perguruan tinggi yaitu pendidikan penelitian dan pengabdian, bagaimana kitu harus sadar sejauh apapun kita pergi kemanapun kita melangkah pada akhirnya kita akan tetap kembali ke daerah tempat tinggal kita sendiri" ujar mujib. (Amar/Andris)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update