-->

Notification

×

Dipasung Selama Satu Tahun, Pemuda Asal Cianjur Akhirnya Dievakuasi Kemensos

Monday, 31 May 2021 | 08:40 WIB Last Updated 2021-05-31T01:40:13Z
Gambar: Lukman, pemuda asal Cianjur tengah dievakuasi petugas Kemensos.

Cianjur, journalnews.co.id - Seorang warga di Cianjur dipasung setahun, saat ini kondisi warga yang dipasung itu sudah dievakusasi Kemensos (Kementerian Sosial RI).
Diketahui warga Cianjur dipasung Setahun itu bernama Lukman (37), warga Kampung Tugu Kulon RT 03/RW 20, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur Kota, Kabupaten Cianjur, Minggu (30/5/2021) siang. Lukman sebelumnya telah dipasung oleh pihak keluarga selama satu tahun.

Pemasungan Lukman membuat heboh warga Cianjur. Alasan keluarga memasungnya adalah karena Lukman diduga mengidap gangguan jiwa dan dinilai meresahkan warga karena sempat merusak barang warga.

Unit Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementrian Sosial RI, Umar Khaerudin menuturkan, pihaknya saat ini telah melakukan evakuasi terhadap Lukman. Tak hanya Lukman, setidaknya ada tiga warga Cianjur yang mengalami nasib sama dan ikut dievakuasi.

"Total ada tiga warga Cianjur dipasung yang akan di evakuasi, salah satunya Lukman ini,”  ujar Umar pada Senin (31/5/21).

Rencananya, ungkap Umar, Lukman bersama dua orang lainnya akan dibawa ke Balai Palamarta. Kelengkapan administrasi untuk pelayanan medis ke rumah sakit jiwa dalam rangka rawat inap juga tengah disiapkan.
Umar menambahkan, hasil dari data dan informasi awal sudah ada. Lalu, pihaknya akan melakukan pemeriksaan komprehensif untuk pemulihan jiwa Lukman.

“Mudah-mudahan Lukman bersama dua orang lainnya, kalau sudah pulih jiwa bisa diberdayakan secara sosial dan ekonomi,” katanya.

Sebelumnya, Lukman (37) warga Kampung Tugu Kulon RT 03 RW 20, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur Kota, Kabupaten Cianjur terpaksa harus dipasung menggunakan borgol lantaran diduga mengalami gangguan jiwa. Lukman diborgol di pergelangan tangan kirinya disambung dengan rantai besi di sebuah gubuk berukuran 2x3 meter, selama 12 bulan.

“Kami memborgol Lukman karena depresi dan dianggap membahayakan lantaran sering mengamuk dan merusak barang warga,” ujar Riyan, kaka Lukman. (LBn)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update