-->

Notification

×

SORANG PRIA DIDUGA BERNIAT GANTUNG DIRI KARENA PERSOALAN INI

Sunday, 16 May 2021 | 08:46 WIB Last Updated 2021-05-16T01:46:59Z
Gambar: Ilustrasi bunuh diri


SUKABUMI, journalnews.co.id - Seorang pria tergelantung menggunakan kain sarung yang menjerat bagian leher di belakang toilet Masjid Kaum Purabaya, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (15/05/21).

Sesosok pria terlihat tergelantung dengan kain sarung yang melilit di leher di bagian belakan toilet sebuah masjid kaum di purabaya. Diperkirakan kejadian berlangsung pukul 09.00 WIB. Diperoleh keterangan dari salah satu saksi SR (19 tahun) yang merupakan mantan istri terduga pelaku bunuh diri tersebut yang sedang bersama-sama pria tersebut yang berinisial RD (25 tahun) Kampung Citalaga RT. 017/RW.004 Desa Ciwalat Kecamatan Pabuaran.

Diuraikan SR, awalnya RD ingin bertemu dan mengatakan ingin menghabiskan waktu hari ini bersama SR. Sesampainya di sebuah masjid di kawasan Kecamatan Pabuaran RD mengungkapkan kepada SR bahwa dirinya akan ke toilet masjid, sambil memasukan tangan kedalam tas miliknya mengambil sebuah kain sarung.

“RD adalah mantan suami saya, kami berpisah sekitar 1 bulan lalu. Saya bertemu dengan RD hari ini setelah sebelumnya RD meminta Sata untuk bertemu mebicrakan permasalahan rumah tangganya bersama Saya. Namun setibanya di sebuah masjid di purabaya RD meminta izin kepada Saya untuk ke toilet sambil mengeluarkan kain sarung dari dalam tasnya”, terang SR.

Saat di ikuti SR dan di ketuk toilet tidak terdengar jawaban dari RD dari dalam hingga SR segera meminta marbot masjid untuk melihat keadaan RD. Selang beberapa waktu marbot serta warga lainnya membuka toilet melihat seutas kain sarung terikat ke bagian belakang dinding toilet, setelah di perikasa dari bagian belakan terlihat RD tergantung pada kain sarung yang melilit lehernya. Beruntung warga bergegas menolong hingga akhirnya RD di larikan ke Puskesmas Purabaya untuk segera di berikan penanganan medis.

“Karena curiga saya ikuti RD ke toilet sambil mengetuk pintu toilet, tapi RD tidak menjawab. Sayalangsung meminta bantuan marbot masjid untuk memeriksa RD di dalam toilet. Setelah marbot dan warga memeriksa toilet ternyata RD sudah tergelantung dengan kain sarung”, kata SR.

Kejadian percobaan bunuh diri ini di benarkan oleh Kapolsek Purabaya AKP. Sutarna, SH saat di hubungi pihak media melalui telepon selular. Beliau mengatakan bahwa benar telah terjadi percobaan bunuh diri atas nama RD (25 tahun) dimana diduga motif melakukan hal tersebut di latarbelakangi permasalahan rumah tangga bersama mantan isterinya SR (19).

AKP. Sutarna, SH menjelaskan dari keterangan yang di dapat bahwa SR dan RD sudah berpisah selam 1 bulan namun sempat akan rujuk, sempat 1 hari datang kerumah untuk membicarakan hal tersebut akan tetapi belum terjadi kata sepakat rujuk. Hingga di tengah perjalanan disebuah masjid RD berpamitan ke toilet kepada SR mantan isterinya dan terjadilah kejadian percobaan bunuh diri dengan kain sarung oleh RD.

“Diduga karena permasalahan perpisahan rumah tangga RD dan SR, sempat akan rujuk namun pembicaraan belum nyambung, ditengah perjalanan dari sagaranten menuju purabaya menggunakan angkot mereka berdua berhenti di sebuah masjid, RD berpamitan ke toilet kepada SR mantan isterinya dan terjadilah kejadian percobaan bunuh diri dengan kain sarung tapi alhamdulillah masih tertolong warga yang mengetahui hal tersebut, sementara informasi yang didapat diduga RD sering mabuk-mabukan dan mengkonsumsi obat-obatan”, jelas AKP. Sutarna, SH.

Sementara dikemukakan oleh perawat jaga IGD Puskesmas Purabaya Lutfi Fadilah mengatakan benar sekitar pukul 09.45 WIB telah menerima pasien atas nama RD (25 tahun ) diruang IGD yang merupakan korban percobaan gantung diri. Dikatakan Lutfi pasien masuk ke IGD Puskesmas Purabaya dalam keadaan tidak sadarkan diri, kondisi lemah, tekanan darah rendah menunjukan tanda-tanda shock.

Petugas medis Puskesmas Purabaya segera melakukan tindakan medis pada pasien akan tetapi pasien RD yang kehilangan kesadarannya diduga mengkonsumsi obat-obatan. Bahkan di sampaikan Lutfi pasien RD sehari sebelumnya pernah di larikan ke Puskesmas Tersebut di karenakan jatuh dari mator dan setelah di periksa pasien RD ternyata telah mengkonsumsi minuman keras dan obat-obatan.

“Pasien masuk ke IGD Puskesmas Purabaya dalam keadaan tidak sadarkan diri, kondisi lemah, tekanan darah rendah menunjukan tanda-tanda shock. Petugas medis Puskesmas Purabaya segera melakukan tindakan medis pada pasien akan tetapi pasien RD yang kehilangan kesadarannya diduga mengkonsumsi obat-obatan sebelum kejadian”, pungksa Lutfi.

Saat ini RD di sarankan di rujuk ke RSUD Jampang Kulon oleh Puskesmas namun keluraga RD menolak dan memilih untuk di bawa pulang. (LBn)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update