-->

Notification

×

Anggota DPRD Provinsi Banten Hadiri Perkuliahan Komunikasi Politik Pascasarjana UIN SGD Bandung

Wednesday, 23 June 2021 | 22:21 WIB Last Updated 2021-06-23T15:34:43Z

 Gambar : Proses perkuliahan secara daring yang di hadiri oleh Iip Makmur sebagai anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PKS. 

Bandung, journalnews.co.id - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Iip Makmur hadir dalam perkuliahan di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung pada Rabu (23/06/2021).


Perkuliahan tersebut adalah perkuliahan Mahasiswa Pascasarjana Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam.

Khoerudin Mochtar selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah Komunikasi Politik memberikan apresiasi atas kehadiran politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.


Kehadiran politisi PKS tersebut, tentu memberikan nuansa tersendiri, apalagi memang para calon Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam tersebut, secara personal tidak lagi tabu akan hal-hal yang berkaitan dengan politik, bahkan ada pula mahasiswa pascasarjana yang memang telah aktif di partai politik.


Selama pelaksanaan kuliah berlangsung, kehadiran Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu dirasa tepat. Pasalnya, tema diskusi yang disajikan terkait mata kuliah komunikasi politik adalah menyoal partai politik Islam. 


Gambar : Iip Makmur anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi PKS. 


Selama diskusi berlangsung berbagai macam pertanyaan dan respon diungkapkan oleh para mahasiswa pascasarjana UIN Bandung tersebut. 

Salah satu pertanyaan yang muncul kaitannya dengan partai politik Islam adalah menyoal wacana adanya poros partai Islam pada pemilu 2024 mendatang.


Diketahui, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sendiri adalah salah satu partai politik yang berbasis Islam.


Terkait hal tersebut, Iip Makmur memberikan keterangan bahwa kaitannya dengan kemunculan poros partai politik Islam, menurutnya tidak jadi persoalan dan PKS secara kelembagaan pun membuka komunikasi dengan partai-partai politik yang lain.


Tetapi selain hal itu, menurutnya PKS pun memahami akan heterogenitas masyarakat Indonesia, sehingga tidak begitu saja bagi PKS menutup ruang-ruang dialog di luar Islam.


“Kaitan dengan wacana poros partai islam bagi PKS tidak jadi soal,” ujar Iip Makmur.

Iip Makmur pun memberikan keterangan bahwa terkait Islam dan partai politik, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan bahwa dalam internal PKS sendiri, Islam dipahami secara menyeluruh. Islam bukan hanya soal ibadah saja, tetapi Islam pun harus peduli dengan politik.

“Dalam PKS Islam dipahami menyeluruh,” pungkasnya.(Husni AB) 


No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update