-->

Notification

×

Pentingnya Kerjasama Antara Petugas Berwenang dan Pengusaha Ikan KJA Cirata

Tuesday, 22 June 2021 | 22:04 WIB Last Updated 2021-06-22T15:04:00Z


Cianjur, Journalnews.co.id - Berbicara mengenai Bencana faktor alam memang tidak bisa di pungkiri karena bentuk kejadiannya sangatlah di luar nalar manusia. 


Kejadian faktor alam yang sering terjadi terkadang berdasarkan analisa atau permahaman manusia itu merupakan satu teguran dari sang Maha Kuasa bagi semua manusia.


Tanpa kita sadari dan kita rasakan, kejadian-kejadian yang terjadi di muka bumi ini bisa saja merupakan ulah manusia itu sendiri yang seakan tidak dapat memelihara ke utuhan alam itu sendiri. 

Besar atau kecilnya musibah Bencana pada perinsipnya merupakn hal yang sama  artinya, baik itu Bencana alam berupa Banjir, longsor ataupun musibah lainnya baik itu di darat, laut maupun udara.

Musibah pastinya akan selalu terjadi dengan tiba-tiba dan akan di alami oleh setiap manusia baik itu kecil maupun besar.

Satu contoh musibah yang terjadi dan di alami oleh para petani ikan di Kolam Jaring Apung (KJA) di perairan bendungan waduk Cirata yang meliputi tiga kabupaten di Jawa Barat, yaitu kabupaten Cianjur, Purwakarta dan Kabupaten Bandung Barat. 

Seperti yang di alami salah seorang petani ikan asal kabupaten Cianjur yang memiliki (KJA) yang sudah di jalaninya puluhan tahun, sebut nama KSN 53 Tahun. 

KSN saat di temui di (KJA) miliknya pada hari Selasa (22/06/21) beliau mengatakan, "kaitan dengan hasil panen dari penanam modal benih dan modal pakan selalu mendapat untung ataupun mengalami kerugian itu merupakan hal yang wajar karena mungkin namanya juga usaha, walaupun anatara harga benih ikan dapat pakan sangatlah jauh sehingga untuk mencapai keuntungan ataupun mencapai target panen sangatlah susah, 
justru yang paling saya khawatirkankan dan tentunya semua petanipun sama ketika musibah yang datang dengan adanya kematian terhadap ikan." Imbuhnya. 

Lanjut KSN, "Dengan adanya penyusutan jumlah kolam terapung yang telah di laksanakan dan adanya perogram Citatum harum saya rasa itu merupakan perogram yang bagus setidaknya bisa menangani berkurangnya tingkat kotoran sampah yang masuk ke perairan Waduk Cirata ini, terutama dengan adanya tanaman eceng gondok yang dapat menghalangi pentilasi oksigen apabila eceng gondok sudah menempel pada jaring-jaring kolam selain itu eceng gondok sangat menghambat terhadap perjalan armada atau perahu yang melintas." Tuturnya.

Saya secara pribadi yang mungkin sama dengan para petani ikan (KJA) lainnya, berharap kepada Pemerintah atau Dinas dan pengurus lainnya yang ada di perairan Bendungan Cirata ini agar senantiasa terus menerus memberikan sosialisasi terhadap para petani untuk bersama-sama saling menjaga kebersihan dari segala bentuk sampah, terutama yang ada di sekitar (KJA) nya masing-masing dengan cara di  masukan ke kantong plastik atau karung terus dari pihak terkaitpun harus siap menyediakan armada untuk mengangkut dan membuangnya ke tempat sampah yang semestinya telah di sediakan." Pungkasnya. 
(Gun/Dns)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update