-->

Notification

×

Bagai Kota Tak Berpenghuni, Masyarakat Cianjur Keluhkan Pemadaman Listrik

Friday, 23 July 2021 | 15:22 WIB Last Updated 2021-07-23T08:22:51Z
Gambar: Suasana pusat Kota Cianjur di malam hari.


Cianjur, journalnews.co.id - Semenjak diberlakukannya PPKM Darurat beberapa waktu lalu, dipusat kota Cianjur terjadi pemadam lampu jalan sehingga keadaan pusat kota Cianjur sangat gelap dan terkesan seperti kota tanpa adanya penduduk maupun pemerintahan.

Oleh karena itu banyak masyarakat mempertanyakan terkait pemadaman lampu jalan tersebut diantaranya Riky Purnama. Menurutnya, dengan keadaan kota yang gelap dapat memicu tindak kejahatan sebab orang-orang yang tidak bertanggung jawab dapat lebih leluasa dalam melaksanakan aksi bejatnya.

"Kami sebagai warga Cianjur sangat tidak setuju karena dapat menimbulkan kejahatan di wilayah tersebut" ungkap Riky Purnama, pada Jum'at (23/07/21).

"Dan seharusnya pihak PLN dan pemerintah Kabupaten Cianjur terlebih dahulu memberikan surat edaran kepada warga Cianjur, selama diberlakukan PPKM darurat aliran listrik terlebih dahulu dimatikan dulu untuk di pusat kota" pungkasnya.

Selain tidak adanya surat edaran untuk masyarakat, Riky Purnama juga sangat menyayangkan dari penerapan kebijakan tersebut. Meskipun pemberlakuan pemadaman lampu penerangan bertujuan sebagai antisipasi dan meminimalisir aktifitas masyarakat di selama masa PPKM Darurat (terutama di malam hari) hal tersebut rupanya menimbulkan efek domino seperti dapat memicu tindak kejahatan dan asusila lainnya.

"Kalau seperti ini sangat rentang untuk masyarakat, belum lagi di tambah kehawatiran masyarakat dengan keselamatannya apabila ada orang yang memanfaatkan kegelapan untuk tindak kejahatan, apakah pemerintah bisa menjamin?" pungkas Riki Purnama. (Dns)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update